Suara.com - Setiap orang yang memiliki bisnis dengan berdagang, tentunya ingin barang jualannya laris. Agar dagangan laku keras pastinya butuh usaha agar produk dikenal dan dibutuhkan konsumen.
Cara yang bisa dilakukan agar dagangan dikenal masyarakat adalah dengan promosi atau marketing. Dengan adanya kemudahan internet, praktik marketing akan lebih mudah dan tersebar lebih luas.
Meski begitu, promosi melalui internet ini perluk taktik atau strategi. Salah satunya dengan membuat konten yang menarik dan berisi. Berisi disini maksudnya adalah konten harus memuat hal-hal wajib produk yang dipasarkan.
Di sini, Septian Bramandita atau yang lebih dikenal di Instagram dengan nama @bisnisbarengbram, menyarankan tiga hal yang harus ada di konten jualan. Pertama adalah alasan mengapa konsumen harus membeli produk kita.
"Setiap orang pasti punya alasan kenapa harus beli produk kamu. Jadi kamu perlu memberikan alasan kenapa konsumen atau audience harus membeli produk kamu," kata Bram dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (6/12/2022).
Kedua, kenapa konsumen harus beli produk tersebut di toko kita. Ya, bisa jadi kita menjual produk yang juga dijual oleh pihak lain. Di sini, para pedagang harus pintar menarik konsumen.
"Coba tunjukkan value kamu yang lebih antara kamu dan kompetitormu. Value tentang produkmu atau brandmu," imbuh Bram.
Ketiga, alasan kenapa konsumen harus membeli produk tersebut saat ini juga. Buat konsumen merasa membutuhkan produk yang kita jual. Sehingga mereka bisa membeli pada saat itu juga. Semakin dibuat membutuhkan produk tersebut, keinginan konsumen membeli semakin kuat.
Konten-konten jualan tersebut bisa dibuat dengan mengkolaborasikan tren yang sedang hype saat itu. Selain untuk menarik konsumen, mengikuti trend bisa juga menempatkan konten marketing dalam pencarian populer.
Baca Juga: Belajar dari Pakar, Ini Tips Agar Merek Anda Bisa Populer dan Terkenal
Jika kamu merupakan pebisnis pemula, untuk membuat konten marketing pastinya tak mudah. Kamu bisa memodifikasi inspirasi yang kamu dapat namun bukan plagiarisme.
Setelah konten berhasil dibuat dan matang segera distribusikan di berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, website dan lainnya. Penyebaran konten di platform ini juga disesuaikan dengan target market kamu.
Sebab, setiap media sosial berisikan dengan karakter pengguna yang berbeda-beda. Sebelum mendistribusikan, sebaiknya observasi terlebih dahulu media sosial mana yang cocok dengan pasar kamu.
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Perempuan Hanyut di Sungai Karawnag, Begini Ciri-cirinya
-
Ayu Ting Ting Berharap Diusia ke-30 Ada Pria yang Serius, Kode Keras ke Boy William?
-
Boy William Pindah Agama Demi Ayu Ting Ting? Ini Ungkapan Boy Soal Beda Agama dalam Hubungan
-
Ada Video Viral Saat Tim Gabungan Kota Surabaya Gelar Operasi Gang Motor, Diskominfo Imbau Tidak Sebar Konten Provokasi
-
Viral Konten Kreator TikTok Perempuan Goda Lelaki hingga Pijat Abang Ojol yang Sudah Punya Istri, Termasuk Pelecehan?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta