Suara.com - Selain rumah sakit, laboratorium juga merupakan fasilitas yang melaksanakan pelayanan kesehatan. Utamanya, laboratorium dibutuhkan untuk menunjang upaya diagnosis penyakit.
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk., Dewi Muliaty, mengatakan bahwa sebagai salah satu laboratorium klinik yang sudah memiliki jaringan luas di Indonesia, Prodia tidak kalah dengan laboratorium internasional bahkan menjadi standar laboratorium klinik di Indonesia.
Prodia telah memperoleh berbagai sertifikasi di bidang kesehatan dan menjadi laboratorium klinik pertama di Indonesia yang berhasil mendapatkan akreditasi dari College of American Pathologist (CAP) selama 10 tahun berturut-turut.
“Kami terus melakukan berbagai inovasi dalam membangun sistem, mengaplikasikan teknologi, mengoptimalkan kapabilitas, dan aktif berkontribusi mengedukasi masyarakat dalam penerapan pola hidup sehat. Visi yang kami pegang teguh sebagai centre of excellence, pada akhirnya mengantarkan Prodia menjadi laboratorium klinik terbaik dan terbesar di Indonesia. Maka dari itu, Prodia siap melangkah lebih jauh menjadi mitra masyarakat dalam memberikan layanan kesehatan terbaik,” ujar Dewi saat konferensi pers Prodia 50th Anniversary – Golden Steps for The Future, di The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta.
Andi Widjaja, Founder PT Prodia Widyahusada Tbk. menjelaskan Prodia dibangun dengan komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan atau diagnosis terbaik.
“Dari masa ke masa, dimulai dengan kisah saya bersama tiga sahabat lainnya, kami memulai perjalanan Prodia lima puluh tahun yang lalu di Kota Solo dengan sebuah komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan atau diagnosis terbaik. Komitmen ini menjadi cikal bakal visi Center of Excellence yang terus membawa Prodia berkembang dan berhasil melewati fase-fase kritis. Prodia berani tampil beda, membangun fondasi internal yang kuat, mampu mengawinkan antara bisnis dan sains, yang pada akhirnya mampu mewujudkan perusahaan berkelas dunia”, jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada Prodia atas pembuktiannya kepada seluruh masyarakat Indonesia sebagai layanan kesehatan yang terpercaya dan telah menjadi bagian yang tak terelakan dari aspek kesehatan masyarakat Indonesia sejak tahun 1973. Sebagai pionir laboratorium kesehatan di Indonesia, Prodia terus bertumbuh dan berkembang sesuai dengan dinamika ilmu pengetahuan global. Dengan usia yang telah mencapai 50 tahun, Prodia diharapkan dapat terus konsisten memberikan kontribusinya kepada masyarakat dan pelanggan secara berkelanjutan, dengan beragam inovasi teknologi kedokteran laboratorium, untuk menunjang Next Generation of Future Healthcare.
Bertepatan pada hari ulang tahun Prodia yang jatuh di tanggal 7 Mei, Prodia juga telah menyelenggarakan malam apresiasi “50th Anniversary Prodia: Golden Steps For The Future” sebagai bentuk apresiasi Prodia kepada seluruh Insan Prodia dan para pemangku kepentingan yang telah menjadi bagian dari perjalanan Prodia mecapai usia emas 50 tahun. Selain itu, sebagai wujud torehan sejarah keberhasilannya, Prodia juga menerbitkan sebuah buku berjudul “50 Tahun Prodia, Mengusung Centre of Excellence” yang turut dibagikan kepada seluruh tamu undangan yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Prodia juga turut memperoleh Rekor MURI atas pencapaian pemberian “Pemeriksaan Genetik Gratis kepada Odalangka Terbanyak” melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Perseroan dengan Perkumpulan Indonesia Rare Disorders (IRD). CSR Prodia x IRD ini, yang juga didukung oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, merupakan salah satu bentuk giving back kepada masyarakat khususnya komunitas Penyakit Langka di Indonesia dan menjadi highlight kontribusi sosial Perseroan kepada masyarakat.
Baca Juga: HUT Ke-34, RS Premier Jatinegara Gelar Rangkaian Kegiatan hingga Luncurkan Layanan Terbaru
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?