Suara.com - Bangkok telah bersiap untuk masa depan Net Zero-nya. Hal ini dibuktikan, salah satunya dengan hadirnya Bangkok RHVAC 2024 dan Bangkok E&E 2024, pada 4-7 September 2024 di BITEC, Bangkok, yang merupakan pameran dagang untuk produk-produk produk listrik dan elektronik bertema “One Stop Solution for Net Zero Future”.
Pameran ini akan menampilkan tren teknologi baru yang ramah lingkungan. Bangkok RHVAC 2024 akan menampilkan rangkaian produk RHVAC dari hilir-tengah hingga hulu seperti tabung tembaga, motor, kompresor, koil, hingga produk jadi dalam segala ukuran dan all fitting (floor standing atau wall AC) dan lainnya.
Departemen Promosi Perdagangan Internasional (DITP) Thailand, Kementerian Perdagangan, Nittayanee Khawtepawan mengatakan, “Bangkok RHVAC 2024 dan Bangkok E&E 2024 adalah acara besar, yang mana Thailand merupakan pusat pengadaan industri yang signifikan di Asia."
Kedua kegiatan ini menawarkan peluang bisnis bagi peserta pameran dan pengunjung. Sebelumnya, pada 2022, dalam acara yang sama, sebanyak 114 peserta pameran dan 6,500 pengunjung datang dari 50 negara, yang menghasilkan nilai penjualan sebesar 8,500 juta baht, dengan 99% pengunjung mengunjungi Bangkok RHVAC 2024 dan Bangkok E&E 2024 kembali.
Bangkok RHVAC 2024 dan Bangkok E&E 2024 akan menjadi pameran dagang terbesar di Asia Tenggara, yang menghadirkan produk lemari es, AC, produk listrik dan elektronik.
Tahun ini, pameran dagang tersebut akan menghadirkan 300 produsen produk AC, lemari es, freezer, kompresor, ahli dalam desain dan konstruksi cold storage serta pemimpin dalam produk kelistrikan dan elektronik, termasuk peralatan rumah tangga, IT, penerangan, suku cadang dan aksesoris.
Bangkok RHVAC 2024 dan Bangkok E&E 2024 diperkirakan akan menarik lebih dari 11.000 pengunjung dari ASEAN, China, Jepang, Asia Tenggara, Australia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Serikat.
Perwakilan dari Klub Industri Pendingin Udara dan Pendingin Thailand, Athit Thienlikit mengatakan, tahun ini, perkiraan ekspor produk listrik dan elektronik Thailand masih baik, dengan tingkat pertumbuhan 5-6%.
"Tren yang menguntungkan ini didorong oleh fakta bahwa Thailand merupakan basis manufaktur produk ramah lingkungan yang signifikan, dengan kualitas standar internasional.
Baca Juga: Tak Diterima Ditolak, Binaragawan Ini Lempar Wanita Secara Brutal ke Lantai, Korban Luka-luka
Selain itu, produsen Thailand juga mempertimbangkan upaya global menuju emisi Net Zero, dengan mengembangkan produk dengan efisiensi lebih tinggi dan lebih sedikit energi, menggunakan bahan pendingin alternatif yang ramah ozon, mendorong penggunaan penyimpanan dingin untuk meminimalkan kehilangan gizi pada makanan, yang pada gilirannya mengurangi gas metana dari limbah makanan," katanya.
Berita Terkait
-
Kisah Romansa Antara Mei Li dan Lung di Film Bangkok Traffic (Love) Story
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
Bangkok United Lepas Tujuh Pemain, Bagaimana Nasib Pratama Arhan?
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence