Purwakarta - IPDA Budiman yang akrab disapa Abah Budiman yang kini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bojong, Polres Purwakarta, ternyata punya sebuah pesantren dengan ratusan santri dan santriwati.
Yaitu Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah Lodaya Purwakarta, milik Abah Budiman tersebut terletak di Kampung Dandeur RT 5, RW 2, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.
“Saya membangun pesantren ini pada 2010. Awalnya itu saya datang ke wilayah ini dan melaksanakan shalat, kemudian bertemu seorang bapak dan mengajak saya membangun pesantren. Saya menolak karena saya gak punya dasar pesantren. Tetapi, jalan Allah akhirnya saya bisa membuat pesantren ini” tutur IPDA Budiman, pada Sabtu, 20 Agustus 2022.
Abah Budiman menuturkan, proses mendirikan pondok pesantren tak berjalan mulus karena mesti melewati lika-liku yang berat, sempat ada aksi pengrusakan dari orang tak dikenal lantaran dianggap pesantren yang menganut paham sesat pada 2012.
Abah Budiman mengaku dialah santri pertama di pesantrennya itu, ketika tak ada santri yang mengaji di pesantrennya tersebut. Dirinya memohon kepada Allah meminta agar tempat itu dijadikan tempat ibadah sekaligus tempat mengaji untuk anak-anak.
“Alhamdulillah dengan doa yang ikhlas, Allah telah mengabulkan. Santrinya pun mulai ada dengan terlebih dahulu dari lingkungan sekitar dan sampai saat ini banyak dari berbagai daerah,” jelas Abah Budiman.
Selain itu, Abah Budiman pun menyebut di lokasi pesantren dengan luas area 6.000 meter persegi juga tengah dibangun pula madrasah tsanawiyah juga aliyah.
“Saya sudah berjanji bahwa pesantren ini gratis untuk anak yatim dan duafa. Jadi, tak ada sepeser pun yang dikeluarkan mereka untuk pakaian, makanan, jajan, juga sekolahnya,” jelas Abah Budiman.
Sosok IPDA Budiman memang dikenal sebagai polisi yang humanis dan ramah serta rendah hati dan juga sangat dekat dengan masyarakat.(*)
Baca Juga: Video: Kampung Tajur Purwakarta, Desa Unik Dengan Kearifan Lokal Sunda
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim