KARAWANG - Dua wartawan media online di Kabupaten Karawang yang menjadi korban penculikan dan kekerasan oknum kepala dinas di lingkungan Pemerinta Kabupaten Karawang melaporkan kasusnya ke Polres Karawang.
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono menerangkan, keduanya resmi melaporkan tindak kekerasan yang diduga dilakukan oknum kepala dinas berinisial A. Dia mengaku, saat ini pihanyak tengah melakukan pendalaman kasus.
"Kami telah menerima laporan dari korban, langsung saya meminta Kasatreskrim untuk membentuk tim khusus dan melakukan langkah-langkah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya, Selasa (20/9/2022).
Aldi juga memastikan akan mengusut tuntas dugaan penculikan dan kekerasan yang dialami oleh dua wartawan tersebut.
"Saya menekankan Kasatreskrim untuk diperhatikan, agar diproses sesuai prosedur hukum. Akan kita usut secara tuntas," katanya mengutip Antara.
Pihaknya juga akan membentuk tim khusus agar kasus ini bisa segera diusut dan terang benderang terkait kasus ini. Dipastikan juga, oknum-oknum yang terlibat akan ditindak.
"Siapapun yang terlibat akan kami tindak" ujar Aldi.
Diketahui, kedua wartawan yang menjadi korban penculikan dan kekerasan yakni Gusti Sevta Gumilar dan Zaenal Mustofa. Mereka melapor ke Polres Karawang pada Senin (19/9/2022).
Adapun kejadian penculikan dan kekerasan itu terjadi Minggu (18/9/2022) dini hari di Stadion Singaperbangsa Karawang. Keduanya menjadi korban dugaan penculikan dan penganiayaan oknum pejabat Pemkab Karawang yang juga pengurus Askab PSSI Karawang
Baca Juga: Drama Ikatan Cinta: Berubah Pikiran! Nino Kembali Cari Keberadaan Siena, Hal Ini Akan Dilakukannya
Akibat penculikan dan kekerasan itu Gusti dan zaenal mengalami luka robek di bagian kepala. ***
Berita Terkait
-
Digerebek di Hotel, Oknum Pegawai PLN dan Oknum Honorer Jadi Tersangka Perzinaan
-
Hai Warga Karawang Jangan Lupa Datang ke Bazar Pangan Murah di Teluk Jambe Jumat Nanti, Dijamin Harganya Murah
-
Oknum Pengacara Ketahuan Selingkuh, Istri Ciduk Suami Berduaan di Kamar dengan Mantan saat Pulang Ambil Toples
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali