PURWASUKA - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae yong kerap ngamuk di Piala AFF 2022. Bukan tanpa alasan, hal ini karena ia merasa tak puas dengan performa pemainnya sendiri.
Diketahui, Shin Tae yong juga merupakan sosok pelatih yang ekpresif. Tak keran jika ia memperlihatkan rasa marah, kecewa atau bahagia usai laga di Piala AFF 2022.
Dibalik itu, lantas apa saja yang jadi penyebab Shin Tae yong marah di kompetisi Piala AFF 2022 kali ini? simak:
3. Pemain Egois - Shin Tae-yong kesal kepada sikap pemain Timnas Indonesia yang terlalu egois. Karena terlalu lama menguasai bola, sejumlah pemain Timnas Indonesia membuang peluang skuad Garuda untuk mencetak gol.
“Jadi, itu (pemain terlalu egois) memang hal yang sangat disayangkan dan mesti diperbaiki. Saya hanya bisa katakan bahwa kita harus perbaiki itu,” kata Shin Tae-yong.
2. Finising Tak Sesuai - Shin Tae-yong kesal dengan finishing atau penyelesaian akhir para pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. Pelatih asal Korea Selatan itu geram Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan sering membuang-buang peluang.
Andai saja para pemain Timnas Indonesia lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, Timnas Indonesia bakal finis sebagai juara grup. Finis sebagai juara grup membuat Timnas Indonesia terhindar dari Vietnam di semifinal Piala AFF 2022.
"Kami tidak mau mengecewakan fans yang datang ke stadion nanti (lawan Vietnam). Kami harus mempersiapkan dengan baik. Kami harus fokus agar meningkatkan penyelesaian akhir," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers kelar laga Timnas Indonesia vs Filipina.
1. Kelakuan Alexandre Polking - Shin Tae-yong kesal dengan kelakuan pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking, saat kedua tim bertemu di matchday keempat Grup A Piala AFF 2022 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis, 29 Desember 2022.
Ia kesal karena Alexandre Polking sempat mendorong sang gelandang, Marselino Ferdinan. Shin Tae-yong menilai aksi tak sportif yang ditunjukkan membuat Alexandre Polking layak mendapat kartu merah.
"Pelatih Thailand melakukan sesuatu yang seharusnya tak dilakukan. Wasit pasti mau lihat juga. Menurut saya itu harusnya pelatih Thailand dapat kartu merah. Saya pikir ini salah dan non fair play sebagai pelatih kepala," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers pascalaga Timnas Indonesia vs Thailand.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!