PURWASUKA - Bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang hingga Selasa, 28 Februari 2023 tak kunjung datang.
Hal ini pun dikeluhkan oleh warga, satu diantaranya yakni Atem (51). Dia mengaku, kesulitan untuk makanan karena harus merogok kocek sendiri.
“Udah 2 hari di sini beli makan sendiri, belum ada bantuan yang datang dari pemerintah. Jadi beli makan sendiri-sendiri, mending kalau punya uang, yang enggak punya kan kasihan,” katanya, Selasa, 28 Februari 2023.
Atem menerangkan, dirinya sudah 12 kali menjadi korban banjir. Seringnya banjir yang melanda tempat tinggalnya, belum ada langkah nyata dari pemerintah untuk menanggulanginya.
“Langganan ngungsi, udah 12 kali begini. Rumah saya di Kampek sekarang kerendem 4 meter. Gimana atuh caranya biar banjir langganan ini berakhir,” katanya.
Sementara itu, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Desa Karangligar, Kaming menyebutkan, warga Karangligar sudah terbiasa dengan situasi seperti ini.
Keluhan warga pun kompleks, dari mulai mengeluhkan pangan, kondisi kesehatan hingga fasilitas lainnya.
“Saat cuaca ekstrem, mereka sudah terbiasa dengan situasi seperti ini. Di sini tim kesehatan memfasilitasi pelayanan dari hari pertama, terus baru disusul bantuan tenda dan keset satu paket,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
Saat ini titik terparah banjir berada di dusun Kampek dan pengungsi akan terus bertambah jika cuaca makin ekstrem.
Baca Juga: Gampang Banget! Ini 5 Cara Pilih Foundation yang Sesuai dengan Warna Kulit
Berdasarkan data, warga Desa Karangligar sendiri jumlahnya ada 1.759 jiwa. Maka sangat diperlukan bantuan dari berbagai pihak untuk bisa menangani kondisi banjir ini.
“Di Pangasinan airnya stuck, tapi di Kampek airnya udah mencapai 4 meter. Kita akan pantau terus, apabila emergency kita langsung evakuasi,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi
-
Setelah Eksfoliasi Boleh Pakai Moisturizer Niacinamide? Jangan Asal Gabung, Ini 4 Pilihan Terbaik
-
Adik Kim Jong-un Serang Indonesia Cs: Kalian Itu Sesat Pikir dan Bodoh!
-
Pertumbuhan Pelanggan Transjakarta Melambat, Baru 6 Persen Warga DKI Aktif Naik Transportasi Umum
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
Punya HP Lipat? Hindari 5 Kesalahan Ini Sebelum Terlambat
-
Peristiwa tragis terjadi di sekolah Methodist VI, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan.
-
13 Shade Maybelline Superstay Matte Ink untuk Bibir Gelap, Awet 16 Jam dan Anti Luntur!
-
Drama Wheelie di Prancis! Kiara Ramadhipa Ngamuk Salip 7 Pembalap, Amankan 5 Besar Moto3
-
Rindekraf 2026-2045 Ditetapkan Sebagai Peta Jalan Nasional Sektor Ekonomi Kreatif