PURWASUKA - Upaya mengoptimalkan tata kelola kelembagaan dan pemetaan potensi daya tarik destinasi wisata di Kabupaten Purwakarta, Pemerintah Kabupaten Purwakarta Dalam hal ini Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) lakukan pembinaan dan pendataan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Kegiatan yang digelar di Objek Wisata Bungursari Lake Park itu dalam rangka memicu semangat bagi pokdawis untuk bergerak aktif bersama masyarakat di lingkungan destinasi dalam pengembangan pariwisata.
Ketua Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (FK Pokdarwis) Kabupaten Purwakarta, Mokhamad Aripin, mengatakan, Pokdarwis merupakan kelompok swadaya dan swakarsa yang tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat serta bertujuan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata daerah dan mensukseskan pembangunan pariwisata nasional.
Pelatih dan pendataan Pokdarwis ini, Kata dia, sangat penting dalam peningkatan pengetahuan dan motivasi bagi pelaku pariwisata khususnya Pokdarwis mengelola destinasi dan daya tarik wisata yang berdaya saing.
"Purwakarta memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan sektor pariwisata. Oleh karena itu, pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi hal yang krusial dalam mendukung pertumbuhan sektor ini," ucap pria yang akrab disapa Kang Ipin itu, pada Kamis, 6 Juli 2023.
Kang Ipin menilai, Kabupaten Purwakarta perlu berinvestasi dalam pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi para pelaku pariwisata agar dapat memberikan pengalaman yang unik dan berkesan bagi para wisatawan.
Selain itu, lanjut dia, pemberdayaan masyarakat juga menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan destinasi pariwisata.
"Untuk pengembangan potensi wisata di Kabupaten ini perlunya kerjasama antara pemerintah daerah, Pokdarwis, dan masyarakat lokal sangat diperlukan. Maka dari itu, melalui peran aktif Pokdarwis, diharapkan potensi wisata di Kabupaten Purwakarta dapat dioptimalkan dengan baik," ungkapnya.
Dengan adanya SDM yang berkualitas, tambah Kang Ipin, pengunjung akan mendapatkan pengalaman yang memuaskan dan kesan yang positif tentang Purwakarta.
Baca Juga: Kembalinya Brigjen Endar Dianggap Ombudsman Sebagai Bentuk Koreksi Keputusan Salah KPK
"Melalui upaya optimalisasi potensi destinasi pariwisata melalui komponen 4 A (Attraction, Access, Amenity, dan Ancillary), Purwakarta berupaya menjadi tujuan wisata yang menarik dan berkelanjutan," sebutnya.
Kang Ipin mengajak, Pokdarwis Kabupaten Purwakarta harus kreatif. Karena melalui kreativitas dan keunikan merupakan salah satu hal yang mampu menjadi pembeda agar wisatawan mau berkunjung ke objek wisata di Kabupaten Purwakarta.
"Pokdarwis harus mampu menghadirkan keunggulan komparatif dan kompetitif. Dengan demikian, akan terus muncul produk dan jasa kreatif," ucap Kang Ipin.
Menurutnya, memasarkan industri pariwisata pada dasarnya bukan sekedar menjual keindahan alam, tetapi butuh kreativitas untuk mengemas potensi yang ada menjadi daya tarik.
“Pokdarwis Kabupaten Purwakarta harus kreatif mengemas potensi yang ada agar memiliki daya tarik, jika tidak kreatif maka wisata kita akan sepi pengunjung. Pengelolaan destinasi pariwisata yang terorganisir dengan baik akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat," ujarnya.
Kang Ipin mengatakan, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, Pokdarwis, dan masyarakat, Purwakarta dapat menggali keunikan dan daya tariknya sebagai destinasi pariwisata yang berbeda.
"Keberhasilan ini akan membawa manfaat positif tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga bagi seluruh komunitas di Kabupaten Purwakarta," ungkap Kang Ipin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian