PURWOKERTO.SUARA.COM- Jagat dunia maya kini tengah dihebohkan dengan penampakan makanan khas Korea Selatan, yakni Daechang yang terkenal karena bentuk, tekstur dan rasanya.
Daechang adalah makanan khas Korea Selatan yang terbuat dari jeroan Sapi, khususnya bagian usus besar Sapi. Karena bentuknya yang mirip, banyak orang yang bukan dari Korea keliru dengan Daechang, Gopchang dan Makchang.
Namun sebenarnya, Daechang lebih terlihat seperti sosis berwarna putih dengan ukuran yang besar.
Tapi, jika diperhatikan dengan seksama Gopchang, Makchang dan Daechang memiliki perbedaan dalam pemilihan bagian ususnya. Gopchang terbuat dari usus kecil, Makchang usus bagian akhir dan Daechang terbuat dari usus besar.
Cara penyajian Daechang adalah memanggangnya terlebih dahulu seperti membuat barbeque, ukurannya yang besar akan mengecil dan saat masuk ke mulut rasanya akan seperti tetelan yang kenyal.
Selain dipanggang, Daechang juga bisa disajikan dengan nasi hangat dan juga kimchi segar. Serta dijadikan sup yang bisa menghangatkan badan saat musim dingin.
Sementara itu, karena bahan dasar yang terbuat dari usus besar Sapi, Daechang dianggap sebagai salah satu makanan ekstrem.
Meskipun begitu, Daechang menjadi salah satu makanan paling favorit bagi warga Korea Selatan serta turis yang datang ke negara tersebut.
Tenang saja, bagi muslim yang penasaran dengan makanan ini kalian bisa menikmatinya dengan sepuas hati hal ini karena bahan dasarnya sendiri dari Sapi .
Baca Juga: Warga Purworejo Tewas Tersambar Kereta di Kebumen, Kok Bisa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun