PURWOKERTO.SUARA.COM – Polemik wacana kenaikan biaya haji tahun ini menjadi perbincangan yang menyita atensi masyarakat. Hal tersebutlah yang membuat Presidan Joko Widodo angkat bicara menanggapi hal itu.
Presiden Joko Widodo mengatakan biaya haji tahun 2023 masih dalam tahap pembahasan antara Pemerintah melalui Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI.
Presiden meminta Umat Muslim yang akan berangkat ke Tanah Suci Makkah sabar menunggu hasil keputusan. Ia berharap, masyarakat tidak perlu bereaksi berlebihan atas usulan biaya haji yang disampaikan Kementerian Agama.
Menurutnya, biaya yang mengemuka ke publik sekarang masih bisa berubah sesudah proses kalkulasi dan pembahasan bersama.
“Biaya haji masih dalam proses kajian, dalam proses kalkulasi, belum final. Belum final tapi sudah ramai,” ujarnya di sela kegiatan meninjau proyek sodetan Kali Ciliwung dikutip laman presidenri.go.id. Selasa, (24/01/2023).
Sebelumnya, Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama mengusulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1444 Hijriah/2023 Masehi sekitar Rp 69,2 juta per jemaah.
Usulan itu disampaikan Yaqut dalam Rapat Kerja membahas agenda persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023 bersama Komisi VIII DPR RI, Kamis (19/1/2023), di Jakarta.
Sekadar informasi, BPIH tahun 2022 lalu ditetapkan Rp81,7 juta per jemaah. Tapi, biaya yang ditanggung calon jemaah haji cuma Rp39,8 juta per jemaah.
Sisanya dibebankan kepada alokasi virtual account milik para calon jemaah haji tahun 2020 yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Baca Juga: Raih Tiga Kali Kemenangan, Persebaya Surabaya Siap Bersaing di Papan Atas Klasemen Liga
Nominal tersebut ditetapkan sesudah melalui kajian dan pembahasan dalam serangkaian rapat kerja antara pihak Pemerintah dengan DPR.***
Berita Terkait
-
Kemenag Usulkan Biaya Haji Tahun 2023 Rp 69 Juta, Ini Rinciannya
-
Pantas DPR Gemetar, Kades Ancam Habisi Suara Parpol di 2024 Jika Tuntutan Perpanjangan Masa Jabatan tak Dipenuhi
-
Kabar Baik Tahun 2023 Kuota Haji Indonesia 221 Ribu, Tidak Ada Lagi Batasan Usia Jamaah
-
Ketua DPR Minta Masyarakat Tidak Uforia Berlebih Meski PPKM Dicabut
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dari Jalanan ke Galeri: Pameran Street Art Tidak Ada Makan Siang Hari Ini di EDSU House
-
ASN Bakal Kerja dari Rumah, Benarkah Bakal Menghemat BBM?
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
Ngeri! Uang Kurang Beli Miras, Pemuda Warudoyong Tewas Dikeroyok dengan Usus Terburai
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran
-
Waspada! BMKG Beri Lampu Kuning Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat hingga Maluku Hari Ini
-
Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia
-
Biar Nggak Kaku: 5 Ide Sambutan Halal Bihalal Ketua RT yang Hangat, Santai, dan Berkesan
-
Kembali Ditahan di Rutan, Yaqut Cholil Qoumas Korupsi Berapa?
-
Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid