PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Sejarah memang menyerupai siklus waktu yang terus berulang. Jika pada masa lalu trah Dipokusumo memimpin Kabupaten Purbalingga, hari ini pun demikian. Dan kini, Putra Mahkota dari wangsa Dipokusumo V siap mengemban tahta Negeri Perwira Purbalingga.
Dialah Raden Ruli Adi, buyut lelaki 'mbarep' dari Dipokusumo V. Namanya mungkin tak setenar Raden Bambang Irawan yang ketua DPRD Kabupaten Purbalingga sekaligus Ketua DPC PDIP Purbalingga atau Dyah Hayuning Pratiwi, keponakannya yang kini menjabat Bupati Purbalingga.
Namun Ruli yang 33 tahun malang melintang di dunia profesional di Ibu Kota tetaplah penyandang gelar putra mahkota, pewaris utama yang paling berhak atas tahta Purbalingga jika dibanding dua tokoh yang disebut sebelumnya.
Ruli sendiri telah blak-blakan siap menerima mandat jika rakyat menghendaki. Penggemar Harley Davidson ini tak gentar jika harus berhadapan dengan adik atau keponakannya pada kontestasi politik 2024 mendatang.
"Demi kepentingan masyarakat yang lebih besar, kenapa tidak," ujar dia saat ditemui di kediamanya di Kelurahan Wirasana, 6 Agustus 2023.
Ruli merantau ke Jakarta tahun 1990 setelah menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Hukum Unsoed Purwokerto. Peraih beasiswa Supersemar di zaman Orde Baru ini berhasil memikat presiden Soeharto kala diundang ke istana.
Ketua Senat mahasiswa Unsoed ini pandai bersilat lidah hingga pejabat Sekretariat Negara kala itu membisikinya agar kelak lulus mengabdi di istana.
Begitulah cerita singkat bagaimana Ruli berkiprah di Ibu Kota. Ia kemudian masuk ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mulai dari PT KAI hingga Pertamina.
Terakhir, ia menjabat Direktur SDM di Pertamina. Ruli memang spesialis di bidang pengelolaan sumber daya manusia. Sepanjang karirnya, ia kerap berada di pos SDM.
Baca Juga: Sebanyak 20 Guru PPPK di Kecamatan Rakit Banjarnegara Ikuti Pembinaan, Ini Tujuannya
Dan kini Ruli telah kembali ke tanah kelahirannya, sebagaimana permintaan ayahandanya. Di tanah ini pula, ia berniat membaktikan dirinya untuk Purbalingga. Tentu saja, jika itu memang yang menjadi kehendak rakyat.***
Berita Terkait
-
SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga Gembleng Mental Bela Negara Siswa Lewat Ajang Mapeta
-
Asih Trianawati Sulap Daun Strawberry Jadi Peluang Usaha
-
Perolehan Medali Emas Porprov Jateng 2023: Purbalingga Menempati Posisi di Bawah Banyumas dan Banjarnegara
-
Aeromodelling Purbalingga Berjaya di Porprov 2023, Sumbang Emas Pertama
-
Pondok Pesantren Nurudholam Candinata Purbalingga Resmi Berdiri
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda
-
Resmi! Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027, Ini Daftar Cabornya
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid
-
TV OLED dengan Dukungan NVIDIA G-SYNC, Hadirkan Pengalaman Main Game Tanpa Lag
-
Nia Ramadhani Bantah Isu Cerai dengan Ardi Bakrie: Kami Baik-Baik Saja
-
Buat Keluarga Mending Xenia apa Luxio? Intip Harga Mobil Daihatsu Terbaru Februari 2026
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Bali Jadi Markas Judi Online, 35 WNA India Diringkus
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia