Selebtek.suara.com - Rata-rata wanita menghabiskan uang yang tidak sedikit jumlahnya untuk membeli produk kecantikan sepanjang hidup mereka, dan ini mungkin termasuk membeli krim untuk menghilangkan mata panda atau berbotol-botol perawatan kulit yang mahal.
Banyak dari mereka yang mendengar banyak sekali mitos kecantikan sepanjang hidup mereka, sampai akhirnya memercayai semua mitos tersebut yang belum tentu benar.
Mitos 1: Hitam membuat Anda terlihat lebih ramping
Berharap bisa melangsingkan bentuk tubuh dalam waktu singkat, warna hitam justru memberi efek sebaliknya. Warna ini membuat tubuh terlihat lebih besar karena warnanya yang bersifa tetap.
Hitam justru menarik perhatian orang pada sesuatu di tubuh Anda yang Anda coba sembunyikan, karena warna ini sebenarnya cerah. Ilusi optik ini tidak berlaku di siang hari, jadi pakaian monokromatik tidak membantu Anda terlihat lebih ramping. Cobalah pilih warna selain hitam seperti hijau gelap, biru tua, dan abu-abu.
Mitos 2: Krim dengan SPF tinggi melindungi Anda dengan lebih baik
Label kemasan mengatakan bahwa itu SPF 30, bukan berarti perlindungannya akan bertahan sampai 10 jam. Anda akan cenderung tertipu dengan informasi ini dan memakai tabir surya dengan SPF paling tinggi hanya sekali saja.
Faktanya, seberapa pun tingginya kandungan SPF, tabir surya harus dioleskan kembali setiap 2 jam. Kalau Anda ternyata berkeringat banyak atau sedang berenang, Anda harus lebih sering memakainya kembali.
Mitos 3: Jangan pernah memencet jerawat
Baca Juga: Black Adam Melesat ke Puncak Top 15 Box Office Amerika
Anda pasti pernah mendengar bahwa memencet jerawat hanya akan menimbulkan jerawat baru dan bisa menimbulkan infeksi. Namun jika Anda tahu jerawat mana yang harus dipecahkan dan kapan, memencet jerawat bisa sangat menguntungkan.
Jerawat kuning yang meradang sebaiknya dipecahkan untuk meningkatkan proses penyembuhan dan mengeluarkan nanah/bakteri yang menciptakan tekanan di bawah kulit.
Satu yang perlu diingat, Anda disarankan untuk memencet atau memecahkan jerawat menggunakan pin atau jarum yang sudah disterilkan. Dan Anda sebaiknya memercayakan kepada tenaga profesional, karena hal ini sangat rentan menimbulkan infeksi atau meninggalkan bekas luka.
Mitos 4: Keramas setiap hari berbahaya
Keramas setiap hari justru sehat, membuat badan terasa segar dan tidak membawa efek buruk apa pun. Semuanya tergantung pada jenis rambut dan tingkat aktivitas Anda. Yang tidak boleh Anda abaikan adalah bahan-bahan yang ada di dalam sampo.
Pastikan bahannya tidak keras yang bisa merusak rambut (seperti silikon, pantenol, dll.). Anda juga bisa menggunakan kondisioner tanpa bilas setiap hari setelah keramas. Pastikan Anda membilas busa-busa sampo hingga bersih.
Mitos 5: Minum banyak air menyembuhkan kulit kering
Minum banyak air jika berlebihan akan menimbulkan masalah kesehatan lainnya sehingga menjadi tidak efektif. Kulit Anda bisa mengalami dehidrasi bukan karena tidak minum cukup air, melainkan karena air menguap dari kulit Anda dengan cepat.
Dengan perawatan kulit yang baik, hal tersebut dapat di cegah dan mampu mempertahankan kelembapan untuk periode waktu yang lebih lama. Anda boleh coba menggunakan produk dengan kandungan asam hialuronat yang kabarnya sangat efektif dan cocok untuk segala jenis kulit.
Mitos 6: Anda bisa menghilangkan mata panda bawaan
Anda bisa saja tidur cukup dan menjalani gaya hidup sehat, tetapi mata panda atau lingkaran hitam di bawah mata masih tetap muncul. Dengan kata lain, tidak banyak yang bisa Anda lakukan soal mata panda bawaan.
Mata panda juga bisa terlihat lebih buruk kalau Anda berada di bawah sinar matahari. Anda tidak bisa menghilangkan mata panda sepenuhnya karena terkait dengan genetis, tapi setidaknya, Anda bisa menutupi mata panda ini menggunakan riasan.
Mitos 7: Produk perawatan rambut bisa menghilangkan rambut bercabang
Ada beberapa produk perawatan rambut yang menawarkan solusi untuk menyatukan rambut bercabang. Namun, yang sesungguhnya terjadi adalah produk seperti serum dan kondisioner rambut hanya membuat ujung yang bercabang tidak terlalu terlihat dan mungkin memperlambat prosesnya, tapi juga tidak bisa menghilangkan masalah ini sepenuhnya. Anda bisa gunakan cara yang lebih baik yaitu rutin memakai masker rambut, memotong rambut, dan melindungi rambut dari sinar matahari langsung. ***
Sumber: brightside.me
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terkini
-
5 Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Jogja untuk THR Lebaran, Bebas Antre Dapat Uang Baru!
-
Alasan Pelatih Keturunan Indonesia Cabut dari Tottenham Usai Kedatangan Igor Tudor
-
Bagaimana Cara Menjadi Warga Negara Inggris? Ini Syarat dan Prosedur yang Wajib Diikuti
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Sempat Berniat Laporkan Mawa ke Komnas Anak, Insanul Fahmi Kini Diizinkan Temui Buah Hati
-
Legenda Real Madrid Buka Suara, Sentil Tingkah Kekanak-kanakan Vinicius Jr
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Kronologi dan Tuntutan Aksi Demo Mencekam di Polda DIY: Soroti Kekerasan Oknum Aparat!
-
Siap-siap! Variety Show Legendaris The Traitors Bakal Hadir di Indonesia