Selebtek.suara.com – Siapa yang tak tahu Warunk Upnormal. Kafe berkonsep cozy ini menargetkan anak muda kelas menengah atas sebagai sasaran pasar mereka. Warunk Upnormal didirikan oleh Rex Marindo pada tahun 2014.
Untuk memanjakan pengunjung, Warung Upnormal biasanya menyediakan beberapa permainan yang biasa dimainkan secara berkelompok, seperti kartu Uno, Uno Balok dan sepak bola meja. Beberapa dari cabang Warunk Upnormal juga menghadirkan permainan yang ramah bagi balita dan anak-anak.
Sejak awal berdiri, Warunk Upnormal sudah memiliki lebih dari 100 cabang yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.
Beberapa waktu lalu, Warunk Upnormal sempat mendapatkan predikat sebagai kafe terfavorite bagi kaum Gen-Z menurut survey yang dilakukan Top Brand Index (TBI).
Namun kini, pasca Covid-19 dan pemberlakuan PSBB alias Pembatasan Sosial Berskala Besar, Warunk Upnormal dikabarkan mengalami kebangkrutan. Hal ini terjadi karena bangsa pasar Warunk Upnormal sudah mulai menjalani aktivitas mereka di dalam rumah.
Menurut survey yang dilakukan Mandiri Institut, restoran menjadi sektor yang paling berdampak karena adanya pembatasan mobilitas publik.
Seperti yang diketahui, Warunk Upnormal biasanya ramai dikunjungi oleh anak muda yang mengerjakan tugas kuliah atau mereka yang butuh suasana berbeda untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun semenjak PSBB, kegiatan pembelajaran dan pekerjaan tentu dilakukan secara daring atau online di rumah mereka masing-masing.
Kafe yang dulunya ramai, kini tentunya sepi oleh pengunjung. Walaupun menu di Warunk Upnormal bisa dipesan secara online, namun kini orang-orang memilih untuk menyimpan uang mereka dan memasak di rumah. Terlebih, menu-menu yang dihadirkan Warunk Upnormal cukup sederhana dan bisa dibuat di rumah, seperti mie instan, roti bakar, kentang goreng dan nasi goreng.
Karena berkurangnya peminat, Warunk Upnormal yang biasanya membuka cabang di tempat yang ramai ini kini harus rela menutup beberapa cabang mereka.(*)
Baca Juga: Kisah di Balik Gaun Pengantin Mikha Tambayong Bikin Haru
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Mangrove Indonesia Terus Menyusut, Bagaimana Menjaganya agar Ekonomi Biru Tetap Tumbuh?
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
Pembahasan Terus Berjalan di Komisi III DPR, RUU Perampasan Aset Sudah Masuk Pembahasan Batang Tubuh
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Cadence dan NVIDIA Hadirkan AuraStack AI Super Agent, Waktu Desain PCB Bisa 2 Kali Lebih Cepat
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Marvel Gandeng Kadokawa, Hadirkan Manga Baru Spider-Man hingga Punisher
-
Bersama Danantara, PNM Perkuat Ketahanan Keuangan Keluarga Prasejahtera
-
PDIP Tegaskan Kritik Anak Muda Harus Dirawat Bukan Dibungkam
-
Mahasiswa Universitas Islam Gaza di Tengah Gempuran Israel: Kami Kuliah di Rumah Sakit