Selebtek.suara.com - Karena masalah pelecehan seksual yang dialami anaknya, Michelle Ashley (MA), Pinkan Mambo mendapatkan sorotan tajam netizen.
MA menyatakan bahwa ayah tirinya, Steve Wantania melakukan pelecehan seksual padanya.
Terbaru, suami Pinkan Mambo sekarang telah mendekam di penjara.
MA, di sisi lain, menyatakan bahwa dia terus merasa kecewa kepada ibunya karena belum bisa meninggalkan suaminya.
MA menuntut agar ibunya bertanggung jawab dan membelanya, namun Pinkan Ratnasari Mambo justru mengatakan bahwa MA adalah seorang anak yang nakal.
MA dilaporkan telah meninggalkan rumahnya dan rumah ayah kandungnya untuk tinggal bersama teman-temannya.
Selain itu, bukannya menyesal atau mengurusi kasus pelecehan seksual yang menimpa MA, istri dari Steve Wantania itu mengungkapkan bahwa usahanya menghasilkan peningkatan omzet hingga dua puluh kali lipat dari sebelumnya.
"Gara-gara hal ini (kasus pelecehan seksual), aku jadi usahanya naik jauh banget, 10 kali lipat omzet. Eh ngga, 20 kali lipat omzetnya dibanding hari biasa," ujar Pinkan Mambo dalam YouTube Berkah Entertainment dikutip Selebtek.suara.com, Selasa (8/8/2023).
Terlihat bahwa Pinkan Mambo sangat senang dengan peningkatan drastis pendapatan usahanya.
Pinkan Mambo bahkan tidak sempat mengurus tugas lain karena terlalu sibuk mengurus dagangan.
"Sampai nggak kepegang (urusan yang lainnya)," sambungnya.
Pinkan Mambo mengatakan bahwa meskipun ia merasa dijahati di tengah situasi ini, ada rezeki yang datang untuknya.
"Orang merancang yang jahat buat kita malah jadi rezeki dan kita ngga tahu itu semua dari Tuhan," ujarnya.
Pinkan Mambo juga telah mengungkapkan bahwa dia telah bekerja keras untuk membesarkan kelima anaknya, terutama anak sulungnya, MA.
Ia bersedia menjual pisang goreng dan cobek untuk membantu membiayai sekolah anak-anak dan membelikan pakaian yang layak untuk mereka.
Berita Terkait
-
Tega Banget! Usai Pelecehan Seksual, Pinkan Mambo Blokir WhatsApp MA, Rian Ibram: Menjadi Perhatian Publik...
-
Biodata dan Agama Farah Quinn, Diduga Pernah Berhubungan dengan Mantan Mendag Inisial G
-
Baru 4 Bulan! Shinta Bachir Akui Nyesal Nikah hingga Jijik dan Putuskan Gugat Cerai Indra Kristianto Karena Ini
-
Dianggap Log Out, Terungkap Agama Putri Anne yang Sebenarnya Usai Putuskan Lepas Hijab
-
Gak Peduli Pelecehan Seksual! Pinkan Mambo Tumbalkan Anak Sendiri Demi Nama Baik, MA: Aku Syok
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
Terkini
-
Kembali ke Kodrat, Lucinta Luna Pesan Nama Muhammad Fatah untuk Batu Nisannya
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
5 Shio Paling Beruntung selama Pekan Mendatang 6-12 April 2026
-
Urutan Skincare Pagi untuk Remaja Sekolah, Murah dan Bikin Wajah Cerah
-
Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan
-
Cuaca Panas Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini 6 Pilihan Biar Kulit Terlindungi Maksimal
-
Review Film Christy: Drama Keluarga yang Hangat dari Pinggiran Irlandia
-
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
-
6 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Kulit Normal, Ringan tapi Makeup Awet
-
Selain Kajari Karo, Kejagung Amankan Kasi Pidsus dan Jaksa Kasus Amsal Sitepu, Terancam Sanksi Berat