/
Selasa, 29 Agustus 2023 | 06:00 WIB
Kolase foto Dewi Perssik dan Nikita Mirzani (Instagram)

Selebtek.suara.com - Perseteruan Nikita Mirzani dengan Dewi Perssik kembali memanas usai Nikita menyindir gaji calon suami sang pedangdut.

Kali ini, presenter yang akrab disapa Nyai itu membuat pernyataan mengejutkan soal Depe, sapaan akrab Dewi Perssik.

Nikita Mirzani menyebut Dewi Perssik menjual diri layaknya seorang PSK dan pernah berpacaran dengan sesama wanita saat di penjara.

Hal itu diungkap Nikita Mirzani saat melakukan siaran langsung di Instagramnya baru-baru ini.

Saat itu, Nyai menjawab pertanyaan dari salah seorang warganet soal Burik yang diduga adalah sebutan untuk Dewi Perssik.

"Dia ngatain orang PSK, emang dia enggak sadar. Dulu kan dia jual diri juga. Dulu waktu dia di penjara," beber Nikita Mirzani, dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @lambe__danu, Senin (28/8/2023).

"Tuh saksinya Pondok Bambu, dia tuh pernah pacaran sama perempuan," lanjutnya.

Tak hanya menuding Dewi Perssik seorang PSK, Nikita juga membeberkan bahwa pacar perempuan Dewi Perssik adalah seorang bandar narkoba

"Lo tuh lebih-lebih dari PSK, lo tuh lesbong. Lo pacaran sama bandar narkoba perempuan yang mungkin tiga tahun lalu udah ditembak mati," ujar Nikita.

Baca Juga: 20 Ribu Orang Hadir dalam 2 Hari, Pesta Rakyat Simpedes BRI Gelorakan Pandaan

Nikita Mirzani juga menegaskan bahwa Burik yang dimaksud adalah Depe, sebutan untuk Dewi Perssik. Ia pun tidak segan mengejek mantan istri Saipul Jamil itu.

"Burik siapa sih? Burik itu Depe, dewan perburikan Indonesia. Lihat deh aslinya, aslinya tuh dia burik, dia tuh di sosial media pakai filter. Aslinya tuh burik, udah burik, bogel," ucap Nikita Mirzani.

Sebagai informasi, Dewi Perssik pernah mendekam dalam tahanan pada tahun 2014 silam. Saat itu ia terlibat kasus perkelahian dengan mendiang Julia Perez.

Kejadian yang menggegerkan publik itu membuat keduanya sama-sama dipenjara selama 3 bulan di Rutan Pondok Bambu. Dewi Perssik dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP mengenai penganiayaan.(*)

Load More