SUARA SEMARANG - Walikota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan bahwa siswa tidak wajib membeli seragam dari sekolah.
Siswa yang tidak mampu membeli seragam dari sekolah diharapkan Walikota Semarang bisa tetap mengikuti kegiatan belajar.
Alih-alih membeli, Walikota Semarang justru meminta sekolah untuk membantu siswa yang tidak mampu agar mereka dapat memiliki seragam seperti teman-temannya.
Hal tersebut dikatakan Hendi, sapaa akrab Walikota Semarang yang diunggah dalam instagramnya, Rabu (27/7/2022).
"Ga usah wajib (beli seragam). Masyarakatnya tidak mampu bagaimana? Kalau bisa sekolahnhya mencarikan bantuan bagi mereka yang tidak agar memiliki seragam seperti teman-temannya," kata Hendrar Prihadi.
Dia menambahkan, agar peserta didik tetap dapat belajar dan orang tua tidak merasa terbebani.
"Tidak usah memaksa, yang penting semua happy. Performance sekolahnya bagus, adik-adiknya tidak merasa terbebani, itu yang lebih penting," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove