SUARA SEMARANG - Mantan pelatih asing PSIS Semarang, Dragan Djukanovic mengunggah sesuatu di Instagram pribadinya.
Dalam unggahannya, dua foto Dragan Djukanovic mengenakan seragam PSIS Semarang.
Dragan Djukanovic juga menuliskan caption yang menggambarkan dirinya pernah melatih klub di Indonesia.
"Indonesia.. one unfinished story," tulis Dragan Djukanovic dalam caption fotonya yang diunggah Minggu (14/8/2022).
Namun Dragan Djukanovic membatasi komentar yang masuk dalam unggahannya tersebut.
Diketahui, Dragan Djukanovic sempat menukangi Borneo FC sebelum melatih PSIS Semarang.
Kemudian Dragan Djukanovic melatih PSIS Semarang kemudian hengkang usai Piala Menpora akibat tidak jelasnya liga domestik akan dimulai pada waktu itu akibat Covid-19.
PSIS Semarang sempat mengarungi lebih dari setengah musim tanpa pelatih kepala definitif di awal liga berjalan.
Setelah di-handle sementara oleh caretaker Imran Nahumarury, Laskar Mahesa Jenar dilatih oleh Ian Andrew Gillan.
Baca Juga: Emak-emak Militan Bogor Dukung Ganjar Pranowo Untuk Indonesia
Namun hasil kurang maksimal membuat Ian Andrew Gillan tak bertahan lama di PSIS Semarang dan digantikan lagi oleh Imran Nahumarury.
Di sisa kompetisi, Dragan Djukanovic kembali didatangkan PSIS Semarang untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Namun badai Covid-19 saat itu membuat beberapa pemain, ofisial bahkan pelatih kepala Dragan Djukanovic harus absen dalam beberapa laga.
Hingga PSIS Semarang finis di posisi 7 klasemen akhir BRI Liga 1 2021/2022, bisa dihitung jari berapa kali Dragan Djukanovic terjun ke lapangan.
Saat kompetisi BRI Liga 1 musim 2021/2022 berakhir, manajemen PSIS Semarang tidak melanjutkan kerjasamanya dengan Dragan Djukanovic.
Kini PSIS Semarang dinahkodai pelatih asal Brasil, Sergio Alexandre yang baru mengemas 1 kali kemenangan dalam 4 laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam, Rabu 25 Februari 2026
-
DMS+ Rayakan Ulang Tahun Lewat "Ruang Tamu", Siap Luncurkan Film Hingga Konten Horor di TikTok
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar