SUARA SEMARANG - Seorang pria berinisial MN (28) tega menusuk dan menganiaya seseorang hingga tersungkur pada 19 Oktober 2022 malam.
Korban sempat dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang namun nyawanya tak tertolong.
Adapun hal yang melatarbelakangi MN tega menusuk dan menganiaya korban adalah karena cemburu.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar menyampaikan kronologi penganiayaan tersebut.
Tersangka yang saat itu bercinta dengan temannya bernama TRS, kaget mengetahui ada bekas cupang di dada teman wanitanya tersebut.
Awalnya tersangka tak menyadari karena saat berhubungan badan karena lampu dalam keadaan redup di kamar nomor 17 Hotel Oewa Asia Semarang.
Namun setelah lampu dihidupkan, tersangka sadar ada bekas warna merah di bagian dada TRS.
Sempat terjadi cekcok antar keduanya, hingga TRS menyebut nama orang yang memberikan tanda cupang di dadanya, yakni RA alias Kacang.
Tersangka yang emosi dan mabuk meminta TRS menelepon korban untuk datang ke hotel.
Sedangkan tersangka sendiri menghubungi rekan-rekannya yang sedang karaoke dan membawakan jaketnya yang berisi pisau lipat.
Sebetulnya RA alias Kacang sudah membawa berjaga-jaga dengan membawa senjata tajam celurit, namun tersangka yang membawa pisau lipat lebih sigap dan akhirnya membuat korban terluka.
"Korban mendapat tusukan di kepala, pipi, perut, dan pinggang," ujar Kapolrestabes Semarang, Kamis (20/10/2022).
Akibat perbuatan ini, tersangka terancam dengan pasal 338. "Ancaman penjara paling lama 15 tahun," pungkas Irwan.
Sementara itu, tersangka menyerahkan diri ke Polisi setelah tahu orang yang dianiaya olehnya meninggal dunia.
"Saya minta tolong teman saya untuk bawa dia (korban) ke rumah sakit. Awalnya memang mau melarikan diri. Tapi begitu tahu dia meninggal, saya menyerahkan diri," katanya dalam gelar perkara.
Dilansir dari ayosemarang.com (jaringan suara.com), hubungan antar tersangka dan TRS hanyalah teman biasa saja. Sementara tersangka sendiri sudah berkeluarga dan memiliki 4 anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian