SUARA SEMARANG - Tak disangka lima model berlenggok mengenakan rancangan ide desainer internasional asal Kanada Entin Gartini, tampil kece bak model profesional adalah napi Lapas Wanita Bulu Kota Semarang.
Gaun outfit dengan corak batik dan sentuhan asesoris kasual mampu menyulap napi perempuan Lapas Wanita Bulu Semarang tampil bak model profesional, dalam fashion show Selasa 8 November 2022.
Busana tersebut merupakan rancangan dari napi perempuan Lapas Wanita Bulu Semarang. Terinpirasi dari ide yang ditularkan oleh desainer Kanada Entin Gartini.
Entin Gartini merupakan desainer asal Semarang yang 12 tahun telah hijrah ke Kanada sebab ikut sang suami yang berasal dari negara berbendera Daun Maple tersebut.
Ada delapan model, terdiri dari lima napi dan tiga petugas lapas. Mereka berlenggok catwalk mulai dari koridor jalan hingga lapangan lapas.
Warna-warni cerah busana outfit mereka pamerkan dari busana kasual, kemeja, celana, dan kardigan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Semarang Rini Sulistyowati mengatakan fashion show kali ini merupakan ajang pameran karya napi perempuan.
Ia menyebutkan karya napi ini, hasil belajar yang ditularkan kepada para napi. Salah satunya meyerap ide inspirasi dari desainer Entin Gartini.
“Saya berguru terkait desain dengan desainer bu Entin. Lalu saya ajarkan kepada para napi,” kata Rini.
Baca Juga: Live Streaming Nonton Gerhana Bulan Total dan Cantiknya Muncul Blood Moon dari Sabang sampai Merauke
Menurutnya, dengan karya ini bisa menjadi modal berharga bagi para napi setelah selesai menjalani masa pidana untuk kembali memulai kehidupan baru di masyarakat.
“Mereka jadi punya kompetensi diri untuk menyambung kehidupan setelah bebas,” ucapnya.
Selain itu, dengan punya kompetensi, ia yakin napi bisa diterima masyarakat ketika bebas.
“Nantinya masyarakat punya kepercayaan dengan napi bahwa dengan punya kompetensi, mereka tidak akan mengulangi kesalahannya,” terang dia
Dia berharap transfer ilmu darinya ini benar benar bisa dimanfaatkan oleh napi sehingga napi bisa siap kembali di tengah masyarakat.
“Perlu diingat, napi tidak selamanya di lapas. Hanya sementara. Pergunakan transfer ilmu dengan baik,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
PM Justin Trudeau Tuduh China Coba Intervensi Pemilihan di Kanada
-
Yoyok Sukawi Mau Boyong Shayne Pattynama ke PSIS Semarang, Tapi...
-
Lenggak-lenggok Warga Binaan di Lapas Perempuan Semarang, Ada Gadis Thailand
-
Profil Morten Frost, Legenda Denmark yang Sebut Anthony Ginting Pemain Tercepat
-
Ranking BWF Rehan/Lisa Melesat Usai Juara Hylo Open 2022
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba