SEMARANG SUARA - Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K), mendukung usulan menteri BUMN Erick Tohir terkait dengan rencana pemberlakuan pengumunan harga BBM non subsidi secara mingguan.
Ketua LP2K, Abdul Mufid mengatakan, hal ini memang perlu dilakukan mengingat fluktuasi harga minyak dunia sangat sering terjadi.
“kalau saya lebih ekstrem lagi yaitu ngikuti pola fluktuasinya, ga harus mingguan atau bulanan. Begitu ada kenaikan yang diumumkan, begitu juga kalau ada penurunan,” kata Abdul Mufid, rabu (22/2/2023)
Namun demikian menurutnya pemerintah dan pertamina harus transparan dalam menentukan komponen yang berpengaruh harga perliter dari BBM. Mengingat sesuai dengan regulasi, penetuan harga BBM non subsidi telah diserahkan pada mekanisme pasar.
“Transaparansi penting agar masyarakat juga bisa ikut mengontrol harga di SPBU. kan mekanisme pengumuman sederhana sekarang bisa lewat website,” ungkapnya
Abdul Mufid mengakui bahwa sesuai regulasi penentuan harga BBM non subsidi diserahkan pada pertamina. Namun demikian ia menilai pertamina tetap perlu berkonsultasi pada pemerintah, untuk menjaga transparansi penetuan harga.
“kan ada indicator atau nilai yang dihitung per liternya, seperti biaya operasionalnya, biaya bahan baku, biaya dispribusinya dan marginnya,”ungkapnya
Abdul Mufid menambahkan, penentuan kenaikan harga BBM non subsidi juga tetap harus dilakukan secara hati – hati mengingat berdampak pula pada harga komoditas lainnya.
“walaupun itu BBM non subsidi tapi itu juga berimpact pada komoditas lainnya. Apalagi ada control pada pembelian BBM subsidi yang ada saat ini,” pungkasnya
Baca Juga: Kado Miris HUT Kota Solo: Makam Ki Gede Sala di Kawasan Keraton Kasunanan Surakarta Tak Terawat
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Terpopuler: Daftar Tokoh Indonesia di Epstein Files, Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan PBI
-
Terpopuler: Konteks Jokowi dan Sri Mulyani di Epstein Files, Rekomendasi HP Murah untuk Ojol
-
5 Parfum Murah Wangi Aquatic Alternatif Armani Acqua Di Gio Profondo yang Menyegarkan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
Mauro Zijlstra Resmi ke Persija Jakarta, Bos Sebut Investasi Jangka Panjang untuk Lini Depan Tim
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!
-
Punya 21 Caps Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Cetak Gol Bantai Klub Filipina
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?