Masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten saat ini sangat membutuhkan bantuan bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Kami berharap warga korban bisa mendapatkan bantuan bahan pokok demi meringankan beban ekonomi keluarga," ujar Isra (55) Ketua RT 02/Rw 04 Kampung Bayah 1 Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Senin (10/10/2022).
Masyarakat sangat membutuhkan kebutuhan pokok saat ini karena persediaan beras dan lauk pauk yang ada, telah terendam dan hanyut oleh banjir.
Mereka yang terkena dampak bencana Banjir di Kampung Bayah 1 terjadi pada Minggu (9/10) setelah terjadi gempa pukul 17:02 WIB hingga surut pukul 21:00 WIB.
Banjir di kawasan tersebut menggenangi hingga 32 unit rumah setinggi 1,5 meter, untungnya bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
"Kali ini banjir melanda pemukiman Kampung Bayah 1," kata Isra.
Kepala Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Usep mengatakan pihaknya sangat mengharapkan bantuan sembako kepada warga yang terkena bencana banjir. Jumlah penduduk yang terkena bencana banjir di daerah tersebut tercatat sebanyak 175 Kepala keluarga.
"Kami sangat berharap adanya bantuan berupa sembako, karena persediaan bahan pokok hanyut terbawa arus banjir," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan, pihaknya siap menyalurkan sembako kepada korban bencana alam setelah mereka melakukan pendataan. Karena saat ini, banjir di lima kecamatan dipastikan membutuhkan logistik sembako dan pelayanan dasar lainnya.
Baca Juga: Kenakan Batik 9 Layer, Hans Huang Bikin Ivan Gunawan dan Caren Delano Tertegun
"Hari ini kami akan mendistribusikan bahan pokok untuk warga yang terkena dampak banjir dan tanah longsor," terangnya.
Tag
Berita Terkait
-
Warga Korban Banjir di Lebak Banten Mulai Terjangkit Penyakit Gatal-gatal
-
Warga Rangkasbitung, Lebak Berhamburan Akibat Digoyang Gempa
-
Gempa Magnitudo 5,5 Mengguncang Wilayah Lebak Banten, Getarannya Terasa Sampai Jakarta
-
Hapus Denda Pajak, Bapenda Banten Optimalisasi Pendapatan Daerah
-
Indikasi Maju Pilgub Banten, Airin ajak Warga Seiring Seirama dalam Kebersamaan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Plus Minus Naik Transportasi Umum di Jakarta
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen