/
Senin, 31 Oktober 2022 | 17:17 WIB
Suara.com/Bagaskara Isdiansyah

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku enggan untuk jumawa setelah partai-partai mencalonkan namanya untuk maju dalam kontestasi pemilihan presiden 2024. Erick menganggap ini sebagai apresiasi dan memilih untuk fokus pada tanggung jawabnya sebagai menteri.


Erick pun merasa tidak bisa mencegah jika partai politik atau lembaga survei menyebut namanya untuk mencalonkan diri sebagai presiden.


"Ya , itu kan apresiasi, misalnya, lembaga-lembaga mungkin ngga saya teleponin satu-satu, kan ngga boleh ya. Itu ya kan, demokrasi itu kan terbuka,” kata Erick dari Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2022).


"Tapi yang saya bilang sebelumnya, itu baru sebuah proses, udah kegeeran terus nggak ngantor-ngantor, sedangkan BUMN adalah tulang punggung ekonomi, ada energi dan ada pangan, jadi yaudah fokus dulu," lanjutnya.


Menurut Erick, hal tersebut akan dibiarkan saja bergulir, tergantung bagaimana dinamika politik yang terjadi. Hal ini, kata dia, tidak akan mempengaruhi konsentrasinya dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri BUMN.


"Ya, biarkan saja ini bergulir, tapi itu tidak berarti dengan gara-gara ini, terus saya berhenti bekerja, fokusnya tetap harus kerja karena kenapa, ini penting masalah ekonomi ini,” ujarnya.


Lebih lanjut lagi, Erick mengaku namanya diklaim tidak hanya di PPP tetapi juga dipertimbangkan oleh PAN untuk diusung dalam pemilihan presiden.


“Kemarin PAN juga memasukan saya sebagai salah satu, bukan satu-satunya, itu kan bagian dari demokrasi. Begitu juga PPP, bicara sebagai salah satu, ya itu bagian dari demokrasi,” pungkasnya.

PPP Terang-terangan Dukung Erick Tohir

Wakil Ketua Umum DPP PPP Arsul Sani secara terang-terangan menyebut Menteri BUMN Erick Thohir cocok maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden untuk Pilpres 2024. (sumber: Suara.com/Bagaskara)

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP PPP, Arsul Sani secara terbuka menyatakan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir layak maju mencalonkan diri sebagai calon presiden atau calon wakil presiden pada pemilihan presiden 2024.

Baca Juga: Emiten Bangun Karya Perkasa Incar Sejumlah Proyek Infrastruktur di Ibu Kota Negara Baru


Hal ini disampaikan Arsul Sani pada Seminar Nasional dan Temu Tokoh Wanita Persatuan Pembangunan di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2022).


"Tepuk tangan sekali lagi beliau. Kalau dari apa yang disampaikan secara singkat dan padat, ini kayaknya cocok untuk jadi capres atau cawapres ini. Rasanya tadi semua sudah diborong oleh pak Menteri,” ungkap Arsul Sani.


Arsul kemudian menanyakan kepada kader PPP, khususnya perempuan yang hadir di acara tersebut tentang kemungkinan PPP mengusung Erick Tohir maju dalam pemilihan presiden 2024.


"Saya mau tanya hal ini, kira-kira jika PPP usung sampeyan (Erick) ini setuju nggak?,” tanya Arsul yang ditanggapi serentak setuju oleh kader PPP.

Anggota Komisi III DPR RI dari fraksi PPP, Arsul Sani. (sumber: Dok: DPR)

Arsul juga mengatakan bahwa nama Erick Tohir memang salah satu figur tokoh yang dipertimbangkan PPP untuk diusung di Pilpres. Menurutnya, PPP juga akan mengusulkan salah satunya nama Erick Tohir untuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).


"Salah satu diantara nama yang dalam di koalisinya PPP saat ini KIB, kita ajukan sebagai capres atau cawapres, setuju nggak?, benar?,” tanya Arsul lagi kepada para kader.

Load More