/
Senin, 21 November 2022 | 13:48 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat berpidato pada acara pembukaan Muktamar Muhammadiyah di Solo, Sabtu (19/11/2022). (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Walau Presiden Jokowi dinilai melempem dan tidak punya power di Pemilu 2024. Joko Widodo tetap bersikap santai, malah sibuk membenahi ekonomi Indonesia di tengah pengaruh ekonomi dunia.

Presiden Jokowi dengan tegas kepada para menterinya agar hati-hati membuat kebijakan di era ketidakpastian yang sedang memporak-poranda ekonomi dunia.

Jokowi telah memastikan ada dampak buruk dari pengaruh ekonomi dunia terhadap ekonomi Indonesia.

"Hati-hati membuat kebijakan, begitu salah sedikit bisa berdarah-darah," tegas Jokowi saat berpidato pada acara Musyawarah Nasional ke-17 HIPMI di Surakarta, Senin (21/11/2022).

Sekali lagi Presiden Jokowi mengingatkan para menterinya yang setia itu, "Ini betul-betul harus hati-hati mengelola dalam posisi dunia global sulit diprediksi, sulit dihitung, sulit dikalkulasi," katanya.

Jokowi dengan gamblang mengatakan, Indonesia memang akan merasakan dampak lanskap perekonomian global. Jadi perlu strategi dan harus benar, dampak dari ekonomi dunia sudah dirasakan Inggris.

"Di Inggris salah sedikit kebijakan, salah membuat policy, hasilnya bisa ke mana-mana. Inilah yang kita tidak mau," ungkap Presiden Joko Widodo.

"Saya selalu berpesan kepada seluruh menteri, hati-hati membuat kebijakan dalam posisi yang sangat rentan seperti ini. Jangan keliru jangan salah. Utamanya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak." [*]

Baca Juga: Kiper Al Sheeb Keringat Dingin, Hasil Qatar vs Ekuador 0-2 di Piala Dunia 2022

Load More