SuaraSoreang.id - Perseturuan antara Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne kian memanas di tengah proses perceraiannya.
Ambu Anne dan Dedi Mulyadi kerap kali saling sindir melalui penuturannya pada awak media.
Mulanya, Ambu Anne mengungkap alasannya untuk menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Menurut Ambu Anne, Dedi Mulyadi tidak memberikannya nafkah lahir dan batin juga melakukan KDRT psikis.
Namun, Dedi Mulyadi membantah pernyataan Ambu Anne. Dia tak menerima jika disebut tak memberikan nafkah serta melakukan KDRT psikis.
Kemudian, Ambu Anne blak-blakan ungkap jika dirinya harus membayar utang Dedi Mulyadi sebesar Rp28 M ketika sang suami menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi ungkap sosok dibalik sikap istrinya yang berubah hingga membuatnya melayangkan gugatan cerai.
Menurut Dedi Mulyadi, Ambu Anne merupakan seorang perempuan yang baik. Namun, ia dinilai terlalu mendengarkan kata orang lain.
Ambu Anne, ungkap Kang Dedi Mulyadi, kerap mendengar opini dari orang-orang sekitarnya baik dalam ruang lingkup pemerintahan maupun di luar pemerintahan.
Baca Juga: Di Tengah Erupsi Semeru, Penyaluran BLT di Lumajang Capai 98,5%
"Mbu orangnya baik tapi arena hatinya sangat terbuka gitu lho kan. Telinga Ambu itu terlalu banyak mendengar dan siapa yang didengar? orang-orang di sekelilingnya gitu lho," kata dia.
Belakangan, Dedi Mulyadi sempat menyindir guru ngaji Ambu Anne yang diduga kuat memberi pengaruh pada Ambu Anne untuk menggugat suaminya.
Dedi Mulyadi juga mengatakan jika Ambu Anne lebih taat pada sang guru ngaji dibanding pada suaminya sendiri.
Terlepas daripada itu, Dedi Mulyadi tidak mengungkapkan sosok guru ngaji Ambu Anne.
"Saya tidak mau nyebut guru ngaji, karena disitu bukan proses belajar mengaji tapi proses bertanya, kalau dalam bahasa sundanya disebutnya 'pananyaan'," ungkap Kang Dedi.
Dia juga membeberkan di mana letak tempat tinggal sosok 'pananyaan' Ambu Anne.
"Bukan di Purwakartam di Cianjur tetangga desanya. Saya tahu kok," kata Kang Dedi.
Untuk mendatangi pananyaan tersebut, Ambu Anne kerap didampingi seseorang yang mempengaruhi istri Dedi Mulyadi itu.
"Nah, Ambu itu punya tradisi baru di antaranya sering ke pananyaan," ujarnya.
Dedi Mulyadi mengungkap sosok yang mendampingi Ambu Anne untuk ke pananyaan. Menurutnya, sosok ini sangat membencinya.
"Yang suka mendampinginya berinisial M, inisial M yang dulu sangat anti terhadap saya," jelas Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi tidak mengetahui apa motif di belakang M yang kerap mengantar Ambu Anne untuk datang ke pananyaan hingga akhirnya menggugat cerai dirinya.
"Dulu sangat anti terhadap saya, sekarang sangat dekat dengan Ambu dan sering ngajak Ambu ke pananyaan," ujar Kang Dedi Mulyadi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi