SuaraSoreang.id - Rozy Zay Hakiki, mantan suami Norma Risma yang dituding telah melakukan perzinaan dengan mertuanya sendiri.
Ditemani kuasa hukumnya, Jumadi, Rozy tak mengakui segala yang ditudingkan oleh Norma Risma kepadanya.
Menurut Rozy, segala yang diungkapkan Norma Risma banyak yang tidak benar sehingga ia pun berani melaporkan istrinya ke pihak kepolisian.
"Banyak yang gak bener. Mau gak mau saya harus menindaklanjuti ke pihak berwajib, dan sudah diterima juga laporannya sama Polda Banten," jelas Rozy dikutip dari YouTube Cumicumi, Jumat, (6/1/23).
Menurutnya, apa yang diungkap Norma Risma membuatnya dan keluarganya sakit hati dan kecewa berat.
"Dalam hidup saya baru kali ini saya merasakan rasa sakitnya, kecewa banget. Terutama ibu saya sudah tua, saya kasian," kata Rozy.
"Harapan satu-satunya saya itu ya emak saya, karena bapak saya udah gak ada, emak saya sudah tua melihat berita yang kaya gini engga bener, saya sakit hati. Makanya saya harus menindaklanjuti ke pihak berwajib," imbuhnya.
"Apa yang dikatakan saudara NR itu tidak benar, penuh dengan rekayasa," tegas Rozy.
Rozy berdalih kalau Norma Risma berkata tidak jujur, dan banyak hal yang lebih-lebihkan.
Baca Juga: Tembak Hingga Sabet Anjing Di Jimbaran Pakai Golok, Fajar Ngaku Betisnya Digigit
"Mau curhat doang sih sebenarnya tentang NR, gak ada niat apapun," ungkap Rozy.
"Orang menuding adanya hubungan, itu faktanya tidak. Mungkin ya, karena waktu itu, saudara R ini ada kenyamanan dengan ibunya," imbuh Jumadi.
"Lebih diperhatikan, setiap kerja dibuatlah makanan, baju dicuciin, mungkin dia lebih nyaman sama ibunya dibandingkan dengan NR selaku istrinya," ucap Jumaidi, kuasa hukum Rozy Zay Hakiki.
Rozy pun membenarkan apa yang diungkap oleh pengacaranya tersebut.
"Karena sebelum nikah itu, yang merhatiin saya bukan NR, malah ibunya. Kayak nyuciin baju. Hal sekecil itu lho, kayak saya kerja dibekalin," ungkap Rozy Zay Hakiki membenarkan ucapan kuasa hukumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Film Antara Mama, Cinta, dan Surga: Tradisi yang Menekan Generasi Muda
-
Pengiriman 21 Kg Sabu ke Jakarta Gagal, 2 Kurir Narkoba Ditangkap di Deli Serdang
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 23 Februari 2026, Catat Waktu Magrib & Isya
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Ditunda: Tunggu Presiden Pulang