/
Kamis, 09 Februari 2023 | 13:44 WIB
Puspa dan Dapon derita penyakit langka, penuaan dini. (Youtube/OPRA Entertainment)

SuaraSoreang.id - Pernah menonton film The Curious Case of Benjamin Button yang dibintangi oleh Brad Pitt? Jika pernah, kondisi semacam itulah yang diderita oleh Puspa (28) dan Davon (21).

Apabila belum, maka sedikit cerita, kondisi langka keduanya yang menderita penyakit penuaan dinimembuat Puspa dan Daffa (Dapon) harus menerima kenyataan bahwa diusia mereka yang masih muda sering dikira sudah lansia.

Kulit mereka yang keriput membuat penampilan fisik dua orang remaja itu sering disangka nenek-nenek dan kakek-kakek, terutama bagi yang belum mengenal mereka.

Situasi seperti itu seolah sudah menjadi makanan mereka sehari-hari, terutama apabila sedang berada di transportasi umum.

Berdasarkan pengakuan keduanya, penyakit yang hingga saat ini belum tersedia obatnya tersebut ternyata memiliki perbedaan dari gejala awal yang dialami oleh mereka.

"Mungkin yang mengalami sakit kayak gini tuh pertama aku dulu ya, tapi beda versi. Kalo A' Dapon sendiri dari lahir ya kalo nggak salah yak? Kalau saya sendiri tuh bukan dari lahir. Mungkin serupa tapi tak sama gitu," ungkap Puspa, Kamis (2/2/2023).

Hal itu dibenarkan oleh Dapon, bahwa dirinya sejak lahir sudah terjadi kelainan bahkan divonis Cutis Laxa dari usia 6 bulan. Usai sang dokter mendapati adanya kejanggalan dalam fisik Davon.

"Kalo saya tuh tiba-tiba bimsalabim, lahir langsung. Badan saya itu gemuk besar berat lahir 4,8 kg. Terus habis itu usia 6 bulan saya itu dokter tuh ngeliat di bibir saya yang bagian atas jaraknya beda gitu, bibir atas sampai hidung gitu. Nah dari situlah mulai ketahuan ternyata kalau di tubuh saya ini ada kelainan nama kelainannya itu Cutis Laxa," papar Davon.

Sedangkan Puspa mendapati dirinya mengalami perubahan pertama kali ketika berumur 10 tahun. Saat itu perempuan asli Sumatra Barat itu mengalami Biduran.

Baca Juga: 3 Cara Mudah dan Anti Ribet Cek Pajak Kendaraan Bermotor, Cukup Via Online

"Dari lahir ya sama aja kayak anak-anak lain gitu, cuman pas di usia kurang lebih 10 tahun tuh dia nggak langsung dor kayak gitu. Nggak, tapi step by step gitu. Bagian pertama di telinga, telinga itu langsung itu bidurannya di telinga juga, muka, leher. Tapi kata dokter penyebabnya bukan itu sih tapi emang awalnya itu," papar Puspa.

Puspa dan Dapon mengaku menjadi satu-satunya anggota keluarga yang mengalami kondisi langka semacam itu, di mana adik dan kakak mereka serta saudara yang lain normal-normal saja.

Mereka berdua pun ternyata divonis dengan nama penyakit yang berbeda. Apabila Dapon dinyatakan idap Cutis Laxa, maka Puspa justru divonis Progeria.

Namun sampai saat ini, menurut pengakuan Puspa, banyak yang akhirnya mengatakan bahwa dirinya bukan menderita Progeria, melainkan Cutis Laxa seperti Dapon.

Hal ini dikarenakan, meskipun memiliki gejala yang sama yakni penuaan dini, pengidap Progeria tidak akan bertahan hidup lebih lama.

Bahkan bisa meninggal di usia di bawah 20 tahun, karena akan mengalami kelainan pula pada organ tubuh yang lain seperti tulang tengkorak dan sebagainya.

Load More