SuaraSoreang.id - Puasa, secara moral adalah sebuah terapi untuk memperbaiki akhlak. Nabi SAW bersabda, jika puasa merupakan sebuah pelindung atau perisai.
Jadi, jika ada orang yang memancing untuk bertengkar, untuk melakukan hal-hal tidak baik, maka ingatkan diri kita dan orang tersebut bahwa kita sedang berpuasa.
Puasa merupakan penjagaan diri dari hal-hal yang buruk, maka harus terhindar dari perlakukan yang tidak baik, jadi jangan ada istilah orang yang berpuasa tidak menjaga dirinya dari perkataan yang tidak baik kepada orang lain.
Ustadz Hanan Attaki, menjelaskan kenapa kita semua diwajibkan menahan amarah dan bijak dalam menggunakan media sosial ketika sedang berpuasa.
"Anak muda harus menjaga diri dari komen negatif sosial media, harus menahan diri dari debat atau mereply komentar haters, harus menahan diri berdebat di grup WhatsApps bareng temen atau berbagai macam perdebatan dari hal yg tidak baik," jelas Ustadz Hanan Attaki dalam kajiannya, dikutip dari
Lalu, Ustadz Hanan pun menjelaskan mengenai alasan kenapa orang yang berpuasa agar terhindar dari amarah.
"Di bulan Ramadhan, ujian terberatnya di sore hari. Misal orang yang baru pulang kerja, semetara jalan macet, ingin segera sampai ke rumah, itu sangat menjadi ujian. Kemudian orang marah-marah di jalanan, ada klakson panjang, menyerobot jalur busway, rebutan satu jalur, buka kaca mobil dan mencela. Dia lupa, ketika kita berpuasa lalu terpancing amarah. Amalan pahala ibadah kita gugur, kita hanya puasa secara dhohir saja," ujarnya.
Ketika orang yang berpuasa terpancing amarah maka, pahala ibadahnya dianggap gugur dan ia hanya melakukan puasa secara dhohir saja. Hanya mendapatkan haus, lapar dan lelah tanpa amalan yang ia terima.
Maka Nabi mengatakan, betapa banyak kita berpuasa tapi hanya mendapatkan satu hal, kecuali lapar dan haus. maka orang tersebut, gugur pahala puasa nya ketika amarah dan sifat akhlak buruk nya tidak bisa dikendalikan saat berpuasa.
Lalu, Ustadz hanan pun membagikan cara untuk mengatasi hal tersebut, dengan mengatakan,
Baca Juga: Dipuji Suami Idaman oleh Aurel, Respon Atta Halilintar Bikin Gemas: Aku Malu
"Bagaimana cara mengatasi nya? Kita bangun lagi awareness atau kesadaran, bahwa puasa harus menahan diri dari amarah. Secara bahasa Puasa adalah menahan diri, dari ucapan tercela, emosi dan marah-marah. Semoga kita bisa berpuasa seperti orang yang bertakwa," pungkasnya. (*)
Sumber: Youtube/Mood Dakwah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Wujudkan Rumah Impian di BRI x REI Expo 2026, Tawarkan Bunga KPR Mulai 1,75 Persen
-
Pemkot Makassar Bentuk Relawan Khusus untuk Jemput Anak Putus Sekolah
-
Kapan Pasien Diabetes Wajib Pakai Insulin? Ini Penjelasan Medisnya
-
Saifuddin, Imam Tunanetra Menabung 20 Tahun Demi Naik Haji
-
Tragedi Curug Cisadane Bogor: Asyik Berfoto, Tiga Wisatawan Terseret Arus
-
Super Kawaii! Koleksi Kaus Monchhichi Ini Siap Bikin Gaya Santai Makin Gemas
-
Super Grand Prize Jadi Pesta UMKM, QRIS Bank Sumsel Babel Makin Jadi Andalan Transaksi
-
Kepung Kantor Bupati Bogor Besok, 3.000 Warga Parungpanjang Gelar Istigosah Tuntut Kejelasan Tambang
-
Pencari Kerja Jangan Takut Lapor! Andra Soni Bersih-bersih Praktik Pungli Rekrutmen di Banten
-
Alasan Thai Milk Tea dan Brown Sugar Milk Kini Jadi Favorit di Kalangan Anak Muda