Suara.com - Impian Dani Pedrosa merasakan sensasi kecepatan mobil Formula 1 (F1) akhirnya terwujud. Bertempat di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Rabu (6/6/2018), pebalap MotoGP ini menjajal mobil F1 milik tim Toro Rosso.
Sehari sebelumnya, rekan setim Pedrosa di tim Repsol Honda, Marc Marquez, juga mendapat kesempatan yang sama.
Setelah merasakan pengalaman baru tersebut, Pedrosa mengaku takjub dengan kecepatan mobil F1 yang mendapat julukan jet darat.
Baca Juga: Rossi Kritik Perpindahan Pebalap di Awal Musim
"Saya sangat senang, saya benar-benar menikmati pengalaman ini, dan tidak akan pernah melupakan hari ini," kata Pedrosa, dikutip dari GP One, Kamis (7/6/2018).
Lebih jauh, Pedrosa mengatakan, tidak akan mudah mengemudikan mobil F1, khususnya bagi orang-orang yang terbiasa mengendarai motor.
"Jika saya harus membuat perbandingan, mobil F1 mirip dengan jet (tempur), cepat dan melekat di lintasan. MotoGP seperti kuda, terus bergerak dan Anda harus menggunakan tubuh untuk menyeimbangkan motor," ungkap Pedrosa.
"Sangat menarik bisa memahami bagaimana perbedaan sensasi kecepatan antara mobil (F1) dan motor (MotoGP)," lanjutnya.
Meski hanya beberapa lap melakukan uji coba, namun Pedrosa mengaku sangat puas bisa mendapatkan pengalaman yang tidak semua pebalap MotoGP bisa mendapatkannya.
"Hal yang paling sulit adalah harus cepat melewati tikungan, karena Anda tidak mengira akan secepat itu melibas sudut sempit, butuh waktu bagi otak untuk memahami batasannya," Pedrosa menambahkan.
"Intinya, sensasi (di balik) setir (mobil F1) sungguh fantastis. Saya sangat takjub dengan performa mobil F1," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur