Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Ricky Karanda Suwardi / Angga Pratama, berhasil melalui laga sulit di babak pertama Indonesia Open 2018.
Bermain di depan pendukung sendiri yang memadati Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018), Ricky / Angga berhasil menang atas pasangan China, He Jiting / Tan Qiang dengan skor 16-21, 21-17, dan 26-24.
Pertarungan sengit terjadi di gim ketiga. Ricky / Angga yang sempat tertinggal, akhirnya mampu membalikan keadaan dan menang secara dramatis.
Sebelum tampil habis-habisan di gim ketiga, Ricky sempat melihat ke atas area lapangan dan membisikkan sesuatu kepada Angga saat gim memasuki poin krusial. Dirinya pun membeberkan perihal gestur tersebut.
"Saya punya keyakinan, dan disini kami mendapat banyak dukungan. Saya juga melihat bendera merah putih (di atas), di situlah saya merasa merinding. Saya ingat bagimana dulu memperjuangkan nama bangsa ini, saya bicara disitu (dengan Angga)," ungkap Ricky.
Sementara menurut Angga, kemenangan yang diraih atas wakil China menunjukkan fokus dan ketenangan yang coba diterapkan berjalan dengan baik. Dirinya dan Ricky mampu menjaga ritme di poin-poin kritis.
"Saya cuma coba mengatur nafas saja di gim terakhir, karena satu poin lagi kita menang. Saya hanya fokus dan yakin saja," kata Angga.
Di babak kedua nanti, Ricky / Angga akan bertemu pemenang antara Mads Cornard-Petersen / Mads Kolding (Denmark) dan Chen Hung Ling / Wang Chi-Lin (Taiwan).
Berita Terkait
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026