Suara.com - Fabio Quartararo, pembalap tim Petronas Yamaha berhasil mengakhiri MotoGP musim 2019 dengan gemilang sebagai pembalap debutan.
Sempat diragukan banyak pihak, performa Fabio Quartararo berhasil memukau banyak pihak dengan menduduki urutan lima di tabel klasemen akhir MotoGP musim ini.
Dengan raihan tujuh podium, gelar pembalap independen terbaik serta gelar pembalap pemula terbaik, ia pun menyebut musim ini nyaris sempurna.
"Kami melakukan hal menakjubkan musim inim jika dinilai mungkin 8/10. Tidak sempurna karena beberapa kesalahan saya musim ini, yang mana berarti saya masih harus banyak belajar." ucap Quartararo dikutip dari Crash.
Namun ia ingin beranjak dari MotoGP musim ini dan mempersiapkan musim balapan yang akan datang.
"Saya akan berada di rumah, berlatih keras dan mengendarai motor sesering mungkin karena musim dingin adalah satu-satunya waktu di mana saya bisa berkendara tanpa banyak risiko dan tekanan." tuturnya.
"Saya ingin selalu berebut podium di musim depan." pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati