Suara.com - Kontrak Andrea Dovizioso bersama Ducati akan berakhir musim ini. Meski belum memiliki tim baru, rider Italia itu sesumbar bisa bersaing di MotoGP 2021.
Kepercayaan diri pebalap 33 tahun itu patut diapresiasi meski bila ditilik lebih jauh, pernyataan Dovizioso terbilang aneh.
Pasalnya, rider berjuluk DesmoDovi itu punya kans untuk menjadi pengangguran musim depan. Hingga kini, belum ada tanda-tanda tim mana yang bakal merekrutnya untuk MotoGP 2021.
Kursi pebalap tim untuk MotoGP 2021 sudah hampir penuh. Kesempatan paling realistis untuk Dovi--sapaan akrab Dovizioso--hanyalah bergabung dengan Aprilia.
Aprilia diketahui hanya memiliki Aleix Espargaro disusunan pebalapnya. Sementara Andrea Iannone tengah terjerat masalah doping.
Iannone diketahui telah dijatuhi hukuman skorsing 18 bulan karena dinyatakan positif menggunakan doping saat menjalani tes yang digelar usai balapan MotoGP Malaysia tahun lalu.
Kondisi itu membuat Iannone kemungkinan besar bakal ditendang oleh Aprilia. Disitulah kans Dovi untuk bergabung cukup terbuka.
“Saya merasa kuat dan ingin terus bersaing dalam kejuaraan pada musim depan," kata Dovizioso dikutip dari GPone, Selasa (8/9/2020).
“Di MotoGP Anda perlu paket yang kompetitif untuk mencoba dan melakukannya," tambahnya.
Baca Juga: Nasib Marquez di MotoGP 2021 Bakal Terancam, Ini Dia Alasannya
Meskipun punya peluang bergabung dengan Aprilia, Dovizioso dilaporkan harus menunggu keputusan tim pabrikan asal Italia itu terlebih dahulu.
Aprilia masih menunggu sidang banding atas kasus hukum yang menimpa Andrea Iannone.
"Saya tidak benar-benar tahu. Saya terbuka untuk segala hal dan senormal seperti ini, banyak yang bergerak maju, itu akan ditentukan sembari kita berjalan,” tandas Dovizioso.
Berita Terkait
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Tak Pilih Kasih, Aprilia Bebaskan 2 Pembalapnya Bertarung di Lintasan
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
-
Aprilia X 250TH Motor Edisi Terbatas yang Punya Teknologi Pengereman Setara Tunggangan Jorge Martin
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama