4. Gelora KTM
Di tabel konstruktor, KTM boleh saja harus berpuas diri dengan berada di urutan 4 klasemen.
Namun tahun ini cukup spesial di mana mereka berhasil menjadi juara seri sebanyak tiga kali, yang mana menjadi torehan terbaik mereka semenjak kembali ke MotoGP.
Selain itu total tim oranye ini bisa meraih 8 podium dalam satu musim, termasuk kemenangan mereka di Portugal oleh Miguel Oliveira.
5. Jebloknya Honda
Di tahun ini Honda terancam puasa podium selama semusim penuh.
Namun beruntung, Alex Marquez bisa sedikit menyelamatkan muka tim langganan juara dunia tersebut dengan meraih dua podium.
Tapi jika dibandingkan musim-musim sebelumnya, prestasi Honda musim ini anjlok drastis. Di tabel konstruktor saja mereka kalah dari KTM.
Belum lagi di tabel klasmen tim di mana Respol Honda cuma duduk di urutan 9, kalah dari tim satelit LCR Honda berada yang di urutan 8.
Baca Juga: Juarai MotoGP Portugal, Miguel Oliveira Sangat Senang Impiannya Terwujud
6. Inkonsistensi Yamaha
Secara teknis, Yamaha merupakan tim yang paling sering menang di MotoGP tahun ini.
Total 7 kemenangan berhasil dikoleksi melalui Fabio Quartararo, Franco Morbidelli dan Maverick Vinales.
Namun kendala teknis yang hinggap pada motor membuat mereka harus rela kehulangan gelar juara dunia.
7. No Marc Full Party!
Gagal finis di balapan perdana musim ini, serta absen balapan karena cedera, Marc Marquez terpaksa menelan pil pahit dengan cuma menjadi penonton selama semusim penuh di tahun ini.
Padahal semenjak bergabung di MotoGP 2013 lalu, Marquez selalu langganan podium, bahkan berhasil menjadi juara di kelas primer enam kali.
Namun diluar dugaan, kompetisi justru berjalan penuh kejutan. Andrea Dovizioso yang menjadi rival berat Marc selama tiga musim sebelumnya juga gagal bersinar tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan