Suara.com - Lewis Hamilton menuju F1 GP Bahrain akhir pekan ini sebagai pebalap tersukses dalam sejarah Formula 1, dengan tujuh gelar juara dunia. Meski demikian, Hamilton tak akan menurunkan kecepatannya dan ingin menutup musim ini dengan memperbanyak rekornya.
Pebalap Mercedes itu mengunci titelnya tahun ini di Turki untuk menyamai rekor tujuh gelar juara dunia Michael Schumacher, setelah melewati rekor 91 kemenangan sang pebalap Ferrari.
Dengan tiga balapan tersisa hingga akhir musim, dan 10 kemenangan dari 14 balapan yang digelar tahun ini, Hamilton berada di jalur untuk menjalani musim terbaiknya selama karirnya dan memiliki peluang menyamai catatan Schumacher dan Sebastian Vettel untuk memenangi 13 balapan salam satu musim.
"Sekarang sedikit lebih santai tapi saya masih memiliki tiga balapan lagi yang ingin saya menangi," kata Hamilton, yang sebelumnya belum pernah menang 11 kali dalam satu musim.
Hamilton telah tiga kali juara di sirkuit sepanjang 5,4km di tengah gurun itu, termasuk pada tahun lalu ketika masalah mesin merenggut kemenangan Charles Leclerc dari tim Ferrari.
Di saat Mercedes kembali dominan tahun ini, Hamilton menjadi pebalap favorit juara lagi namun rekan satu timnya, Valtteri Bottas tidak akan tinggal diam.
Bahrain menandai awal dari tiga balapan beruntun yang digelar di Timur Tengah untuk menutup musim.
Balapan kedua di Bahrain, Grand Prix Sakhir, digelar di sirkuit yang sama namun menggunakan layout sirkuit yang lebih pendek di bagian luar, satu pekan sebelum seri pemungkas di Yas Marina, Abu Dhabi.
Meski titel juara dunia telah dipegang Mercedes tahun ini, sejumlah tim dan pebalap masih akan bertarung untuk gengsi.
Baca Juga: Formula 1 Berencana Gelar 24 Balapan Dalam Satu Musim
Sergio Perez, Leclerc, dan Daniel Ricciardo dipisahkan dalam rentang empat poin untuk pertarungan peringkat empat klasemen pebalap.
Racing Point, McLaren, Renault, dan Ferrari, dalam rentang 24 poin, berjuang untuk tempat ketiga di konstruktor.
Kemudian, bursa pebalap juga masih akan ramai di saat pebalap Thailand Alexander Albon belum juga mendapat konfirmasi apakah tetap menjadi tandem Max Verstappen tahun depan di Red Bull.
Sementara itu, Nico Hulkenberg dari Jerman disebut-sebut memiliki potensi menjadi rekan satu tim sang pebalap Belanda.
Talenta muda dari Jepang Yuki Tsunoda kemungkinan akan dimandati Red Bull untuk menggantikan Daniil Kvyat sebagai tandem Pierre Gasly di AlphaTauri.
Tim asal Amerika Serikat Haas juga belum mengumumkan jajaran pebalapnya untuk tahun depan di Mick Schumacher, putra dari Michael, mendapat dukungan dari Ferrari dan berpotensi dipromosikan ke F1 setelah menjadi pemuncak klasemen Formula 2 tahun ini.
Berita Terkait
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
Kalah 2 Poin Saja, Max Verstappen Tetap Bangga Meski Gagal Rebut Gelar Juara Dunia F1 2025
-
Lando Norris Kunci Gelar Juara Dunia Formula 1 2025
-
Ogah Pusing, Max Verstappen Anggap Gelar Juara Dunia Tidak Terlalu Penting
-
Jadwal F1 GP Abu Dhabi 2025: 3 Pembalap Siap Rebut Gelar Juara Dunia
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Sabar/Reza Singkirkan Juniornya Raymond/Joaquin di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026
-
Kalah dari Chen/Toh untuk Kali Ketujuh, Jafar Hidayatullah Akui Permainan Jelek dan Tidak Yakin
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Jonatan Christie hingga Putri KW, 8 Wakil Indonesia Berjuang Hari Ini
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
IBL 2026 Resmi Dimulai! Duel Panas Dewa United vs Pelita Jaya Langsung Buka Musim
-
Malaysia Open 2026: Alwi Farhan Bidik Start Bagus Awal Tahun
-
Tembus 6 Besar Dunia dalam 6 Bulan, Fajar/Fikri Bidik Tahta Tertinggi di Malaysia Open 2026
-
Oni Junianto Resmi Pimpin PB FAJI, Arung Jeram Indonesia Siap Melangkah Maju
-
An Se-young Susah Payah Raih Kemenangan Perdana di Malaysia Open 2026, Dipaksa Main 1 Jam 15 Menit