Suara.com - Gresini Racing mulai musim MotoGP tahun depan akan menggunakan mesin Desmosedici setelah kontrak baru berdurasi dua tahun bersama Ducati diumumkan.
Tim Gresini, yang telah menggunakan mesin Aprilia dalam tujuh musim terakhir, akan kembali sebagai tim independen di MotoGP dan tahun depan dengan jajaran pebalap baru, yaitu Fabio Di Giannantonio, yang bakal dipromosikan dari Moto2, dan Enea Bastianini, yang saat ini menjadi rookie tim Esponsorama Racing.
"Ini momen yang sangat emosional bagi kami semua," kata pemilik Gresini Racing Nadia Padovani seperti dikutip laman resmi tim, Kamis (17/6/2021).
"Dalam beberapa bulan terakhir, upaya kami bersama dengan dorongan emosional yang kuat untuk membentuk masa depan Gresini Racing, dan sekarang kami sangat bangga dan senang membuat pengumuman ini."
"Ini adalah proyek yang lahir dari kontinuitas dan berdasarkan nilai-nilai yang dibangun (mendiang) Fausto (Gresini) di institusi luar biasa ini."
Spesifikasi motor yang akan digunakan belum diumumkan, tetapi rumor yang beredar Gresini akan menggunakan GP21, yang digunakan oleh tim pabrikan Ducati dan Pramac musim ini.
"Kami telah meletakkan fondasi dari kesepakatan yang memungkinkan ini dengan Fausto pada akhir tahun lalu dan kami ingin berterima kasih - dari lubuk hati terdalam- kepada keluarganya karena melanjutkan proyek ini ke depan bersama kami," kata General Manager Ducati Corse Gigi Dall'igna.
"Gresini Racing telah menjadi institusi yang sangat penting di MotoGP selama bertahun-tahun dan kami yakin dengan kemitraan ini, yang bisa mengandalkan dua pebalap bertalenta seperti Enea dan Fabio, akan menjadi kepuasan yang luar biasa bagi setiap pihak yang terlibat."
Ducati juga disebut-sebut telah melakukan pembicaraan dengan VR46 untuk 2022, namun kesepakatan dengan tim milik Valentino Rossi itu belum terkonfirmasi saat sang juara dunia sembilan kali itu juga melakukan pendekatan dengan Yamaha.
Baca Juga: Ungkap Tokoh di Balik Kemoncerannya Saat Balapan, Jorge Lorenzo: Ayah Saya seperti Hitler!
Setelah 12 tahun berkarier sebagai pebalap Grand Prix, seluruhnya di kelas 125cc di mana ia meraih dua gelar juara dunia, Gresini membentuk tim pada 1997.
Tim Gresini telah memenangi tiga titel juara dunia, yakni kelas 250cc pada 1997 lewat Daijiro Kato, Moto2 2010 lewat Toni Elias dan Moto3 2018 lewat Jorge Martin - dan sejumlah kemenangan Grand Prix bersama Honda dengan Sete Gibernau (8), Marco Melandri (5) dan Toni Elias (1).
Bersama Aprilia, Gresini mencapai hasil finis terbaiknya di P6, di saat Aleix Espargaro tak bisa berbagi kegembiraan atas peningkatan performa mesin 2021 bersama Fausto yang meninggal dunia karena komplikasi COVID-19. (Antara)
Berita Terkait
-
Efek Rupiah Loyo, Harga Sparepart Moge Ducati Melonjak 20 Persen per 8 Juni 2026
-
Rupiah Melemah Harga Suku Cadang Motor di Indonesia Naik 20 Persen
-
Ducati Peringati 100 Tahun dengan Mesin Kopi Terbatas, Hanya 1.926 Unit
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Adrian Fernandez Didiskualifikasi, Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Tiga Klasemen Moto3 2026
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak