Suara.com - Pebalap tim Aston Martin, Sebastian Vettel, merelakan status runner-up Grand Prix Hungaria lenyap setelah diskualifikasi terkait pelanggaran aturan sampel bahan bakar pascalomba.
Juara dunia empat kali asal Jerman itu finis 1,8 detik di belakang pebalap Prancis Esteban Ocon yang mengklaim kemenangan perdananya di Formula 1 untuk tim Alpine.
Vettel gagal membawa mobilnya ke jalur pit karena kehabisan bahan bakar dan harus berlari menuju parc ferme untuk upacara podium.
Di bawah regulasi teknis, kompetitor harus memastikan sedikitnya satu liter sampel bahan bakar bisa diambil dari mobil mereka setiap saat ketika balapan, akan tetapi hanya 0,3 liter yang bisa diambil dari mobil Vettel setelah balapan di Hungaroring selesai.
Keputusan diskualifikasi itu berarti pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton mewarisi posisi runner-up, dan pebalap Ferrari Carlos Sainz berhak atas finis podium di tempat ketiga.
Para pebalap di peringkat sepuluh besar yang finis di belakang Vettel masing-masing naik satu peringkat, dan Kimi Raikkonen dari tim Alfa Romeo naik dari P11 ke P10 untuk membawa pulang satu poin terakhir.
Dengan perubahan itu, Hamilton mendapat tambahan poin untuk memperlebar jaraknya sebagai pemuncak klasemen dengan keunggulan delapan poin dari Verstappen, yang posisi finisnya naik ke P9.
"Setelah balapan tidak memungkinkan mengambil sampel 1,0 liter bahan bakar dari mobil no. 5," demikian pernyataan steward seperti dikutip laman resmi Formula 1.
"Tim diberikan sejumlah kesempatan untuk mencoba mengambil bahan bakar dalam jumlah yang dibutuhkan, akan tetapi hanya bisa dipompa keluar 0,3 liter."
Baca Juga: Esteban Ocon Menangi F1 GP Hungaria yang Kacau Balau
Aston Martin memiliki hak untuk mengajukan banding kepada pengawas balapan dalam jangka waktu yang ditetapkan.
Antara
Berita Terkait
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Rungkad di GP Hungaria, Alex Marquez Tak Mau Disamakan dengan Pecco Bagnaia
-
Tak Terbendung! Marc Marquez Kuasai Balaton Park, Bezzecchi Keok di Tengah Duel
-
Ingin Bebas Balapan, Jorge Martin Tak Pasang Target untuk GP Hungaria 2025
-
Sengit! Marc Marquez Prediksi Tak Mudah Meraih Kemenangan di GP Hungaria
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko