Suara.com - Tim futsal Papua menargetkan medali emas pada penyelenggaraan PON XX Papua, 2-15 Oktober yang akan berlangsung di GOR Futsal Timika.
Pelatih Kepala Tim Futsal PON Papua Daud H Arim mengatakan timnya sudah mempersiapkan diri selama dua hingga tiga tahun terakhir untuk menghadapi PON, termasuk melakukan uji coba ke Makassar, Sulawesi Selatan selama satu bulan.
Sekembalinya dari Makassar, tim futsal PON Papua berlatih di Timika dalam dua bulan terakhir.
"Kami semua sudah siap seratus persen untuk tampil di PON XX Papua yang akan berlangsung di Timika. KONI Papua memberikan kami target meraih medali emas, target yang sama juga kepada sepak bola putra dan putri," kata Daud di Timika, seperti dimuat Antara, Senin,.
Menurut dia, seluruh ofisial, pelatih dan pemain futsal Papua yang beranggotakan 14 atlet itu berkomitmen penuh untuk menjawab kepercayaan yang diberikan KONI Papua agar meraih medali emas, meskipun nantinya akan menghadapi lawan-lawan yang berat.
Beberapa daerah yang diprediksi menjadi lawan terberat tim futsal Papua, yaitu terutama tim Jawa Barat selaku pemegang medali emas pada perhelatan PON IX di Bandung, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
"Kami optimistis bisa meraih emas, karena ajang ini berlangsung di tanah kita sendiri, kapan lagi Papua menjadi tuan rumah PON. Kesempatan yang langka ini harus bisa kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendapatkan prestasi terbaik," ujar Daud.
Guna mewujudkan target medali emas, tim futsal PON Papua akan diperkuat oleh salah satu atlet nasional, yaitu Ardiansyah Runtuboy dan beberapa pemain yang memperkuat klub liga futsal, di antaranya Markus Talu dan Marsel Erawu.
Beberapa pemain lainnya juga pernah mengenyam pengalaman mengikuti liga futsal beberapa tahun lalu dan mereka rata-rata masih berusia muda, di bawah 23 tahun.
Baca Juga: PON Papua: Tim Wushu Jatim Targetkan Lima Medali Emas
Salah satu atlet tim futsal PON Papua Ardiansyah Runtuboy mengakui persiapan timnya menghadapi PON XX Papua sudah maksimal dan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur.
"Kami semua siap untuk bertanding. Mudah-mudahan kami bisa memberikan hasil terbaik bagi Papua," kata atlet kelahiran Jayapura, 15 Juli 1998, yang juga merupakan alumni SMA Negeri 4 Jayapura itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Kalahkan Pasific Caesar Surabaya, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Puji Performa Pemain
-
Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya
-
Proliga 2026: Bhayangkara Presisi Tinggal Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Daftarnya Gratis! Intip Keseruan Rosiade Padel Tournament di Alam Sutera
-
Djordje Jovicic Gemilang, Satria Muda Pertamina Bandung Jungkalkan Rajawali Medan
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Juara Bertahan
-
Tim Panjat Tebing Indonesia Kirim 9 Atlet Speed ke Kejuaraan Asia 2026, Bidik Tiket Asian Games
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Petik Kemenangan di Laga Pembuka