Suara.com - Torehan Fabio Quartararo pada musim ini meninggalkan kesan mendalam, tak cuma bagi pembalap itu sendiri, namun juga presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Selain mengakhiri dahaga gelar untuk tim Yamaha, Quartararo menjadi pembalap Prancis pertama yang menjadi jawara di kejuaraan dunia kelas primer era modern.
Quartararo mengatakan bahwa ia tak mengira bisa sampai ke puncak tangga kejuaraan di usianya yang baru menginjak 22 tahun.
"Presiden berkata bahwa raihan ini cukup gila," tuturnya merujuk ucapan selamat dari Macron, seperti dilansir dari Motorsport.
"Mengherankan, apalagi jika kami melihat seberapa jauh kami di bawah pada tahun 2018, perkembangannya sangat brutal, ini membuat saya makin bersemangat di waktu yang akan datang," imbuhnya.
Quartararo membeberkan peran ahli psikologi yang membantunya tetap tenang saat berada dalam tekanan.
"Bahkan dalam masa sulit, saya tetap gembira, inilah yang paling penting dalam kehidupan. Walau tak mendapat hasil yang diinginkan, ini tetaplah pekerjaan yang saya impikan," lanjutnya.
Eks pembalap Petronas Yamaha ini juga mengomentari keluarnya Maverick Vinales di pertengahan musim yang cukup membuat timnya kerepotan.
"Ini bukan tahun yang mudah untuk Yamaha, namun kami berhasil melalui ini dan meraih kesuksesan," pungkasnya.
Baca Juga: Tampil Elegan Penuh Gaya, Ini All-New Yamaha Aerox 155 Connected Warna Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar