Suara.com - Indonesia mengamankan satu tiket babak final turnamen BWF Super 1000 Indonesia Open lewat ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang bermain dominan di babak semifinal mengalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dari Thailand, Sabtu (27/11/2021).
Unggulan kedua Greysia/Apriyani menang dengan dua gim langsung 21-18, 21-14 setelah berjuang selama 58 menit mengalahkan lawannya yang bertitel unggulan ketiga.
"Tadi walaupun tidak sampai satu jam (bertanding) tapi rasanya ya lama juga, beruntung dan bersyukur dengan hasil hari ini," kata Greysia saat ditemui setelah pertandingan di Nusa Dua, Bali, Sabtu.
Pasangan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini tampil dengan percaya diri dan kompak dalam mengeksekusi serangan. Dengan telaten, Greysia/Apriyani bermain berani dan melakukan penempatan bola yang akurat.
Kejar-mengejar skor juga sempat terjadi, namun wakil Indonesia ini bisa bertahan dan menjaga keunggulan di kedua gim dengan susah payah. Di sisi lain lapangan, Jongkolphan/Rawinda justru selalu di bawah tekanan dan tak bisa mengembangkan strategi mereka.
Keuntungan juga sempat diterima Thailand saat pasangan Greysia/Apriyani membuat kesalahan karena terburu-buru ingin mematikan lawan. Melihat peluang ini, Jongkolphan/Rawinda sempat bangkit untuk mengejar ketertinggalan.
Namun berkat kekompakan dan komunikasi yang solid, Greysia/Apriyani kembali memegang kendali permainan hingga gim kedua rampung.
"Masih ada hari besok. Kami ingin memulihkan badan dan pikiran, makan enak dan tidur enak," kata Apriyani soal persiapannya di partai puncak Indonesia Open pertamanya.
Kemenangan ini menambah keunggulan Greysia/Apriyani dalam catatan pertemuan mereka menjadi 7-1, dan mengantarkan mereka untuk berhadapan dengan wakil Korea Selatan atau Jepang di babak final.
Baca Juga: Ciro Alves Hattrick, Tira Persikabo Habisi Persela Lamongan 4-2 di Stadion Sultan Agung
Pada babak semifinal ganda putri pool atas, masih berlangsung laga antara Baek Ha Na/Lee Yu Rim dan Nami Matsuyama/Chiharu Shida yang nantinya akan bertemu dengan wakil tuan rumah di babak final.
Indonesia masih berpeluang menambah dua tiket ke babak final Indonesia Open melalui ganda putra Kevin Sanjaya/Sukamuljo dan tunggal putra Jonatan Christie.
Ganda putra peringkat satu dunia Kevin/Marcus akan melawan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dari India, sementara Jonatan akan menghadapi peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Viktor Axelsen dari Denmark. [Antara]
Berita Terkait
-
Sinopsis House of Grace, Drama Thailand Terbaru Kiatipoom Banluechairit
-
Ogah Nangis Cuma-Cuma Usai Diselingkuhi, Pami Tagih 'Ganti Rugi' Lewat Lagu Cry Jar
-
Menanti Duel Panas di Semifinal: Indonesia Berpotensi Jumpa Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026
-
Kampanye Kocak Wajib Militer Thailand Sukses Gaet 30 Ribu Relawan
-
Thailand Sudah Punya Agenda, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Masih Misterius
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026