Suara.com - Kehilangan Valentino Rossi diprediksi bakal menurunkan minat pecinta MotoGP di dunia. Bagaimana tidak, Valentino Rossi sudah tak lagi membalap di MotoGP 2022.
Hal ini pun dikhawatirkan pihak Dorna Sport gara-gara pundi-pundi uangnya hilang perlahan karena kehilangan penonton.
Namun, beberapa pihak menyebut kalau nama Valentino Rossi sebagai ikon MotoGP bakal digeser oleh Marc Marquez. Tanggapan tersebut langsung direspons oleh bos Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta.
"Kita harus memahami, Valentino Rossi tidak bisa membalap sampai dia berusia 60 tahun," ujar Carmelo Ezpeleta, dikutip dari Corsedimoto.
Ia berterima kasih sekali kepada Valentino Rossi sehingga mampu membuat animo MotoGP semakin banyak penggemarnya.
"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan kepadanya adalah terima kasih atas apa yang dia lakukan dan saya tidak bisa memintanya untuk menunda pensiun lagi," tegasnya.
Mengenai sosok Marc Marquez yang menggantikan nama Valentino Rossi sebagai ikon MotoGP, Ezpelata berujar bahwa siapa pun bisa berpeluang menggantikan Valentino Rossi. Bagaimana tidak, balapan MotoGP telah melahirkan nama-nama baru dan pembalap handal.
Ezpeleta hanya berharap, persaingan MotoGP 2022 bisa lebih ketat dibandingkan musim-musim sebelumnya.
"Kami harus mengusahakan kejuaraan dunia dengan seimbang mungkin," kata dia.
Baca Juga: Marc Marquez Unggah Momen Perjalanan Ke Malaysia, Siap Ikut Tes Pramusim MotoGP 2022?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko