Suara.com - Pawang hujan MotoGP Mandalika 2022, Rara Istiati Wulandari menjadi perbincangan publik Tanah Air dalam sepekan terakhir. Aksinya menghentikan hujan di Sirkuit Mandalika, jadi sorotan dunia.
Teranyar, Rara Istiati Wulandari menjadi bintang tamu dalam Podcast Deddy Corbuzier di YouTube, Kamis (24/3/2022). Banyak yang dia bahas, salah satunya terkait metode mengendalikan cuaca.
Kendati kerja pawang hujan tak berdasarkan suatu yang ilmiah, Rara Istiati Wulandari menyebut tetap memiliki metode dalam mengendalikan cuaca.
Salah satu metode yang kerap dilakukan pawang hujan adalah melempar celana dalam. Meski demikian, Rara tidak menggunakannya ketika menjadi pawang hujan MotoGP Mandalika 2022 lalu.
"Ada (ritual lempar celana dalam) tapi saya gak ngelakuin hal itu," ujar Rara dikutip dari channel YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (24/3/2022).
Rara yang mengklaim dirinya sebagai pawang hujan milenial mengaku enggan menggunakan metode tersebut. Dia lebih memilih cara lain yakni menggunakan media cabe rawit dan bawang merah saja sebagai tanda kode darurat pada alam.
"Gila banget kalau saya pake itu," ujarnya.
Rara pun menyebutkan metode lain saat menjadi pawang hujan, yaitu tidak boleh mandi. Namun Rara tidak melakukan hal itu, ia tetap mandi seperti biasanya.
"Ada lagi zaman dulu tuh mas, gak boleh mandi pawangnya, kalau saya kan cantik, milenial," tuturnya sembari tersenyum.
Baca Juga: Usai Mandalika, Rara Pawang Hujan Kini Temui Nyi Roro Kidul di Pantai Srandil
Deddy Corbuzier selaku host pun turut tertawa, ia sepertinya ikut tergelitik dengan apa yang diutarakan Rara.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Pernyataan Mbak Rara Pawang Hujan Ngaku Pegang Remot Langit, Warganet: Ini Sudah Takabur
-
3 Fakta Singing Bowl Milik Rara si Pawang Hujan, Bukan Mangkuk Emas Biasa?
-
5 Fakta Menarik Rara Isti Wulandari, Si Pawang Hujan MotoGP Mandalika yang Dipuji Dunia
-
Harus Dalam Keadaan Suci, Rara Pawang Hujan Sebut Pantangan Sebelum Ritual Pengusiran Hujan
-
Jadi Tamu Podcast Deddy Corbuzier, Pawang Hujan Rara Ngaku Juga Bisa Jadi Pawang Gempa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko