Suara.com - Pebalap Italia Francesco Bagnaia akan membalap dengan "cerdas" ketika perburuan gelar juara dunia MotoGP semakin intens menuju Phillip Island di Australia, akhir pekan ini, di saat juara dunia Fabio Quartararo didera rentetan hasil buruk.
Quartararo menjadi kandidat terkuat untuk merebut satu lagi mahkota juara dunia pada awal musim ini, sebelum Bagnaia bangkit pada paruh kedua musim dengan memenangi empat balapan secara beruntun dan melontarkannya ke peringkat dua klasemen.
Yang lebih parah lagi, sang pebalap Prancis membawa pulang hanya delapan poin dari tiga balapan terakhir di mana Bagnaia mengamankan 36 poin.
Dampaknya, klasemen pebalap semakin ketat menuju tiga balapan penutup musim setelah Bagnaia naik podium di Thailand dan Quartararo finis di luar zona poin.
Setelah 17 balapan, lima pebalap teratas di klasemen saat ini terpisahkan hanya 40 poin, dengan 75 poin maksimal diperebutkan hingga akhir musim.
Quartararo masih memegang puncak klasemen, tapi Bagnaia kini berjarak hanya dua poin dari sang pebalap Yamaha.
Pebalap Aprilia Aleix Espargaro berjarak 20 poin di tempat ketiga, diikuti Enea Bastianini dari tim Gresini (39) dan Jack Miller dari Ducati (40).
Bagnaia sebelumnya sungkan membicarakan target menjadi juara dunia, tapi kali ini ia mulai fokus mengincar hal itu.
"Tentunya akan semakin intens," kata Bagnaia dikutip Antara dari AFP jelang GP Australia, Rabu (12/10/2022).
Baca Juga: Francesco Bagnaia Pede Bisa Rebut Gelar Juara MotoGP 2022 Tanpa Team Order Ducati
"Pada tiga balapan terakhir, saya harus benar-benar cerdas dan pintar dalam segala situasi karena saya kira potensi kami sangat tinggi tapi saya tidak boleh membuat kesalahan seperti yang saya lakukan di Jepang atau sebelum jeda musim panas.
"Jadi, harus cerdas, mencoba memahami semua situasi."
Sementara itu, Yamaha mengaku heran dengan hasil balapan basah di Thailand di mana Quartararo hanya mampu finis P17. Bos tim Yamaha Massimo Meregalli mengatakan masalah yang mereka alami "sangat tidak jelas".
Tapi, test rider Yamaha Cal Crutchlow, yang mendapat tugas menggantikan Andrea Dovizioso yang pensiun di tim RNF Yamaha, berkutat dengan masalah tekanan ban depan di Thailand dan mengatakan kepada awak media bahwa Quartararo, yang belum pernah menang lagi sejak balapan di Jerman pada Juni, kelihatannya mendapati masalah serupa.
"Fabio menikung sama persis dengan cara saya menikung, tapi tidak dapat melibas tikungan. Kemudian dia lambat di tikungan, jadi ketika membuka gas dia tidak punya grip belakang juga," kata Crutchlow.
Quartararo dengan segera meninggalkan garasi Yamaha menyusul hasil mengecewakan di Thailand itu.
Berita Terkait
-
Jakarta Jadi Saksi Sejarah Peluncuran Yamaha M1 V4 Mesin Baru Fabio Quartararo
-
Tak Terobsesi Rekor, Marc Marquez Tetap Waspadai Momen Turunnya Prestasi
-
Sirkuit Mandalika Umumkan Kalender Event 2026: dari MotoGP hingga Balap Ketahanan
-
Marc Marquez: Kami Butuh Pecco Kembali ke Levelnya
-
5 Motor Sport Bekas Ala MotoGP Harga Miring untuk Tampil Gaya saat Sunmori
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP