Suara.com - Kontingen DKI Jakarta berjaya di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kickboxing Indonesia 2022. Mereka keluar sebagai juara umum dalam ajang yang berlangsung di Mall Botania 2, Batam, Kepulauan Riau.
Dari 55 nomor yang dipertandingkan, tim Ibu Kota berhasil memboyong 23 medali emas, 17 perak dan 5 perunggu. Meski Kejurnas Kickboxing 2022 berlangsung pada 7-9 Oktober lalu, penyerahan medali juara umum baru dilakukan pada Rabu (19/10/2022).
Pencapaian di Kejurnas Kickboxing ke-4 itu jauh lebih tinggi dari harapan kontingen DKI Jakarta. Mereka cuma menargetkan tim bisa meraih minimal enam medali emas.
Hasil ini sekaligus mengukuhkan DKI Jakarta sebagai kontingen terkuat setelah pada edisi sebelumnya juga berhasil menjadi juara umum.
Dari hasil perhitungan Petunjuk Pelaksana (Jutlak) kejurnas hanya beberapa nomor yang terhitung sebagai penentu. Jutlak Kejurnas Kickboxing 2022 merilis hasil torehan medali DKI Jakarta menjadi juara umum dengan 6 emas, 9 perak dan 4 perunggu.
Piala juara umum langsung diserahkan ketua umum Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PPKBI), Ngatino SH, MH. Kepada ketua Pengprov DKI Jakarta, Yoko Arthi Budiman di kantor PPKBI, Rabu (19/10/2022).
Ketua Pengprov Kickboxing DKI Jakarta, Yoko Arthi Budiman mengaku sangat bersukur atas keberhasilan timnya di kejurnas Kickboxing ke IV ini.
“Tentunya saya sangat bangga dengan para atlet dan saya sangat mengapresiasi. Ini semua berkat kerja keras dan support para pelatih, pengurus, pembina, KONI DKI dan sponsor.”
DKI Jakarta Siap Sumbang Medali di PON XXI
Baca Juga: Pemprov Sumut Tegaskan Tak Akan Beli Atlet Luar Provinsi untuk PON 2024
Pencapaian apik di Kejurnas Kickboxing 2022 membuat DKI Jakarta semakin optimis dan percaya diri menatap Pekan Olahraga Nasional XXI yang akan berlangsung pada 2024.
Hal itu disampaikan pelatih ring sport kickboxing DKI Jakarta, Marlaut Farhan Hutapea. Baginya pencapaian ini jauh melebihi target yang diharapkan.
“Kejurnas 2022 bisa dibilang simulasi PON XXI, dari hasil ini kami bisa melihat atlet-atlet kami jauh lebih menguasai lapangan, aturan, kemampuan dan kesiapan atlet kita melebihi kontingen lain,” ungkap Marlaut.
Pelatih Tatami, Abi Hasbullah mengaku sudah yakin dari awal timnya bisa jadi juara umum.
“Ini sudah sesuai Target kami. Target ini sdh kita rencanakan sejak jauh-jauh hari. Karena target kita Juara Umum, jadi Program Pemusatan latihan tim DKI sdh berjalan sejak Juli, yg terprogram secara Sistematis dengan jumlah latihan 9 sesi dalam satu Minggu dan tentunya dengan di imbangi Recovery dan nutrisi yg baik," ungkap Abi.
"Alhamdulillah dengan penerapan konsep yg berbasis Sport Science ini, tim Kickboxing DKI Jakarta bisa jadi yg Terbaik di Kejurnas Kickboxing 2022."
Sementara Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI DKI Jakarta, Gde Sardjana sangat mengapresiasi pencapaian untuk ke tiga kalinya DKI menjadi juara umum kejurnas KickBoxing.
“Program kickboxing DKI sangat jelas didukung oleh pengurus dan pelatih yang bekerja secara baik yang menanamkan fighting spirit untuk para atletnya, ini lah yang membuat DKI sampai detik ini masih diatas daerah lain,” ucap Gde Sardjana.
Gde juga menambahkan dengan hasil ini ke depan DKI Jakarta bisa berprestasi pada PON. Selain itu di Seagames mendatang Atlet binaan DKI Jakarta bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
PB Perbakin Gelar Kualifikasi Pertama PON XXI/2024 Aceh-Sumut
-
Binaraga Resmi Dipertandingkan pada PON 2024 dengan Persyaratan Ketat
-
Sempat Tuai Perdebatan, Binaraga Resmi Dipertandingkan di PON 2024 dengan Persyaratan Ketat
-
Juara PON hingga Langganan SEA Games Ramaikan Event Duathlon di Labuan Bajo
-
Gagal Bangun Rumah, Atlet Kaltim Keluhkan Bonus PON Tak Kunjung Cair: PHP Banget
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026