Suara.com - Pebalap Ferrari Carlos Sainz mengatakan performa tim balap Aston Martin di F1 GP Bahrain, akhir pekan lalu, cukup mengejutkannya dan tim.
Pebalap Spanyol itu bahkan tak mengelak bahwa podium yang pada akhirnya berhasil diraih oleh tim Red Bull dan Aston Martin, cukup membuatnya khawatir akan penampilan dan kendaraan Ferrari.
"Itu membuat saya khawatir, bahwa akan ada jarak (lebih jauh) antara kami dengan (juara bertahan) Red Bull dan kecepatan balapan mengejutkan Aston (Martin), yang saat ini lebih cepat," kata Sainz, dikutip dari laman resmi F1, Selasa.
Hal itu menyusul penampilan Ferrari yang kurang optimal pada GP Bahrain. Selain Sainz yang disalip Fernando Alonso dengan mobil Aston Martinnya untuk memperebutkan posisi ketiga, pebalap Ferrari lainnya, Charles Lecrec, tidak bisa melanjutkan balapan kala itu.
Mobil Leclerc dilaporkan mengalami kendala teknis pada 15 lap jelang finis saat berada di posisi ketiga.
Sebelum balapan, tim Italia itu mendeteksi adanya masalah pada mobil Leclerc dan melakukan pergantian sejumlah komponen power unit mobil sang pebalap Monako, yang merupakan pemenang balapan di Bahrain tahun lalu.
Isu reliabilitas pun kembali membayangi Ferrari dengan kegagalan Leclerc finis di Bahrain.
"Banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami harus menyelesaikan masalah ini. Selain itu, (GP Bahrain) masih merupakan balapan pertama, jadi kami masih memiliki ruang untuk melakukan peningkatan lebih lanjut," kata Sainz.
Sementara itu, Sirkuit Jeddah Corniche di Arab Saudi akan menjadi tuan rumah balapan selanjutnya pada 20 Maret mendatang. (ANTARA)
Baca Juga: Proliga 2023: Persaingan Tim Bola Voli Putri ke Final Kian Memanas
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko