Di dalam tim, Prima berposisi sebagai pemain belakang yang menjaga sebelah kiri lapangan. Di samping itu, Prima merupakan kapten bagi tim hoki indoor Indonesia.
Prima dan kawan-kawan pun kemudian berhasil menaklukkan tim lawan dengan skor yang telak, di antaranya Singapura, Thailand, Filipina, dan Kamboja.
Namun pada babak final, Malaysia menjadi lawan yang tangguh karena Indonesia harus tertinggal terlebih dahulu dengan skor 0-3.
Kemudian Prima dkk. berhasil menyamakan kedudukan dan berhasil memenangi melalui babak penalty shoot-out dengan skor 2-1.
"Di Kamboja nggak beda jauh sama di Papua, panas, tapi alhamdulillah berkat kerja keras, kami bisa lewati. Emas ini nggak diduga-duga juga, berkat kerja keras kami," kata Prima.
Menjadi Gerbang Piala Dunia
Menang kalah merupakan hal yang biasa bagi Prima selama menggeluti olahraga hoki. Sejak duduk di bangku SMA, dia telah mengikuti beragam kompetisi hoki dan tidak semuanya membuahkan hasil medali emas.
Meski demikian, karier olahraga Prima terus menanjak seiring waktu. Dia pun pada akhirnya masuk ke dalam daftar pemain yang memperkuat Jawa Barat untuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
Dalam dua PON terakhir, yakni PON Jawa Barat (2016) dan PON Papua (2021), tim hoki Jawa Barat pun terus menyumbangkan medali emas. Maka tak heran Prima pun akhirnya masuk ke Tim Nasional Indonesia untuk cabang olahraga hoki.
Baca Juga: Moncer di Kamboja, Titan Agung Bongkar Alasan Timnas Indonesia U-22 Bisa Atasi Gugup saat Bertanding
Walaupun begitu, SEA Games Kamboja ini bukan kali pertama dirinya berkompetisi di SEA Games. Sebelumnya pun dia pernah memperkuat Indonesia untuk SEA Games yang lalu tetapi belum mampu membuahkan medali emas.
Maka kemenangan bagi Indonesia pada SEA Games Kamboja 2023 itu sekaligus menjadi penyemangat dan pembuka jalan bagi tim hoki Indonesia ke ajang lebih tinggi, yakni Asia Cup. Ajang tersebut menurut Prima bakal berlangsung pada Januari 2024.
Prima mengatakan ajang tersebut pun merupakan salah satu kualifikasi bagi Piala Dunia Hoki. Targetnya saat ini adalah untuk meloloskan Indonesia ke Piala Dunia Hoki 2024.
"Terutama saya pribadi saya ingin bisa membuka jalan bagi Indonesia untuk bisa menapaki jalan lebih luas lagi dan dikenal oleh masyarakat dunia bahwa hoki Indonesia bisa bersaing juga," kata Prima.
Untuk itu, Indonesia harus terus melahirkan atlet-atlet bagi cabang olahraga hoki agar mampu terus bersaing dengan negara lainnya di kancah dunia.
Dari pengalamannya, dia yakin konsistensi bakal membuahkan hasil. Maka dia pun meminta atlet hoki lainnya, baik yang baru memulai atau yang sudah profesional, untuk terus bersungguh-sungguh dengan apa yang dijalani.
Berita Terkait
-
Shio Apa yang Paling Hoki Hari Ini 7 Januari 2026? Cek Daftar Lengkapnya
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Perjalanan Manis Janice Tjen di 2025: Tembus 50 Besar Dunia dan Rajai SEA Games
-
Paradoks Sepakbola: Kisah Manis dan Pahit Indra Sjafri di Ajang Sea Games
-
Erick Thohir Jelaskan Kapan Bonus Medali Emas SEA Games 2025 Cair
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
IBL 2026 Resmi Dimulai! Duel Panas Dewa United vs Pelita Jaya Langsung Buka Musim
-
Malaysia Open 2026: Alwi Farhan Bidik Start Bagus Awal Tahun
-
Tembus 6 Besar Dunia dalam 6 Bulan, Fajar/Fikri Bidik Tahta Tertinggi di Malaysia Open 2026
-
Oni Junianto Resmi Pimpin PB FAJI, Arung Jeram Indonesia Siap Melangkah Maju
-
An Se-young Susah Payah Raih Kemenangan Perdana di Malaysia Open 2026, Dipaksa Main 1 Jam 15 Menit
-
Satya Wacana Datangkan Pemain Timnas Ukraina untuk IBL 2026, Jebolan Liga Bulgaria
-
Belajar Perlahan, Wilda Nurfadhilah Tak Ingin Buru-buru Lanjutkan Karier sebagai Pelatih
-
Wilda Nurfadhilah Resmi Gabung Jakarta Livin Mandiri untuk Proliga 2026, tapi Bukan sebagai Pemain
-
Debut di Malaysia Open 2026, Faza/Aisyah Bertekad Tampil Lepas