Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto tidak menemui kesulitan berarti untuk melaju ke babak 16 besar Indonesia Masters 2024 setelah menang dua gim langsung 21-16, 21-14 atas pasangan Taiwan, Lee Jhe-Huei / Yang Po-Hsuan.
Pada pertandingan babak 32 besar di Lapangan 1 Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (23/1/2024), Fajar / Rian memulai gim pertama dengan kurang meyakinkan setelah tertinggal 4-5 dari Lee / Yang.
Persaingan ketat terjadi antara kedua pasangan hingga skor sama kuat 9-9 menjelang interval.
Fajar/Rian yang pada turnamen ini menyandang peringkat tujuh dunia lalu menutup interval dengan keunggulan tipis 11-10.
Selepas interval, Lee/Yang menyamakan kedudukan 11-11. Namun, setelahnya Fajar/Rian mencetak empat poin beruntun untuk menjauh 15-11.
Keunggulan selisih empat poin terus dijaga Fajar/Rian sampai keduanya memperoleh game poin saat kedudukan 20-16.
Satu poin tersisa pun kemudian dilahap dengan mudah dari pasangan yang mencapai babak perempat final di dua turnamen awal tahun tersebut. Fajar/Rian menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16.
Memasuki gim kedua, Fajar/Rian mengawali gim dengan keunggulan 2-0. Namun, setelahnya pasangan Taiwan itu mengamuk dengan mencetak lima beruntun untuk mengubah skor menjadi 5-2.
Fajar/Rian yang semula tertinggal kemudian perlahan menemukan permainan terbaiknya kembali.
Baca Juga: Jadwal Indonesia Masters 2024, Selasa 23 Januari
Fajar/Rian menyamakan skor 6-6 dan kemudian mengambil alih jalannya gim dengan keunggulan 9-7 serta berlanjut memimpin 11-9 di interval.
Seusai interval, Fajar/Rian semakin percaya diri dengan memetik poin demi poin yang disertai sorakan pendukung sendiri yang memenuhi Istora Senayan.
Fajar/Rian lalu memimpin jauh 19-14 sebelum puncaknya smash kencang Rian yang gagal dihalau pasangan peringkat 17 dunia itu memastikan satu tiket ke babak 16 besar.
Pada babak 16 besar, Fajar/Rian akan menjamu pasangan Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee yang pada babak 32 besar menyingkirkan wakil Denmark Andreas Sondergaard/Jesper Toft melalui rubber game 17-21, 21-10, 21-14.
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati