Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja masih bertekad untuk merebut tiket ke Olimpiade 2024 Paris. Mereka pun berencana untuk tampil di lima turnamen Eropa demi meraup poin sebanyak-banyaknya.
Dejan/Gloria berniat untuk tampil disemua tur Eropa untuk mengejar poin Olimpiade. Mereka rencananya akan tampil di Jerman Open, French Open, All England Open, Swiss Open dan Spain Masters.
“Ingin yang terbaik [di setiap turnamen], sebisa mungkin delapan besar atau semifinal, untuk menambah poin. Karena persaingan poin tak beda jauh, masih ada kesempatan,” kata Dejan dikutip pada Selasa (6/2/2024).
Langkah Dejan/Gloria untuk mewakili sektor ganda campuran Indonesia di Olimpiade 202 terbilang terjal. Mereka masih berada di luar posisi aman dalam klasemen Race to Olympic.
Menyitat laman BWF, Dejan/Gloria masih menduduki peringkat 21 dengan 48.986 poin hingga pekan keenam Race to Olympic yang akan ditutup pada April 2024.
Untuk bisa merebut tiket ke Olimpiade 2024, atlet ganda sebuah negara harus masuk delapan besar Race to Olympic untuk meloloskan maksimal dua wakil.
Di luar itu, sebuah negara maksimal hanya bisa meloloskan satu wakilnya ke multievent terakbar di dunia tersebut.
Melihat peta persaingan yang ada, Dejan/Gloria secara matematis masih memungkinkan untuk merebut tiket ke Olimpiade 2024.
Pesaing mereka dari dalam negeri adalah Rino Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang menduduki peringkat 15 dalam klasemen Race to Olympic dengan 51.184 poin.
Baca Juga: Kylian Mbappe Masih Berambisi Bela Timnas Prancis di Olimpiade 2024 Paris
Sementara satu wakil Indonesia lainnya adalah Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu. Mereka kini berada satu strip di bawah Dejan/Gloria dalam klasemen Race to Olympic berbekal 48.260 poin.
“Menurut saya, seperti kata ci Vita [Marissa], poin tak terlalu jauh di antara ranking 11-20, cuma beda 2.000-3.000. Kami diberi kesempatan oleh PB Djarum, masih ada enam turnamen tersisa, masih ada kans,” kata Dejan optimis.
“Kalau perbedaan poin jauh misal 7.000-10.000 itu sulit. Tapi ini masih ada kemungkinan, masih yakin kami bisa bersaing. Apalagi ada kak Ichad (Richard Mainaky) dan Ci Vita, mereka masih yakin, masih diberi kesempatan oleh PB Djarum, kenapa tidak?”
Periode kualifikasi Olimpiade 2024 akan berlangsung hingga 28 April 2024. Selain mengikuti lima turnamen Eropa, Dejan/Gloria juga bakal tampil di Kejuaraan Asia 2024 guna menambah poin Race to Olympic.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan