Sayangnya, inkonsistensi dalam momen-momen krusial masih menjadi masalah utama bagi Ginting yang perlu segera dievaluasi.
Sebelum Ginting, Jonatan Christie alias Jojo juga lebih dulu angkat koper dari Tokyo setelah kalah di babak pertama. Jojo ditundukkan Kenta Nishimoto (Jepang) dua gim langsung, 13-21 dan 12-21 hanya dalam waktu 45 menit.
Keputusan Jojo hengkang dari pelatnas PBSI dan menjadi pemain profesional sejauh ini belum membuahkan hasil memuaskan. Ia juga tersingkir lebih awal di Singapore Open dan Indonesia Open tahun ini, keduanya di babak 16 besar.
“Sebenarnya persiapan sudah sangat baik, kondisi juga sangat baik, tetapi tadi saya banyak melakukan kesalahan sendiri yang seharusnya bisa lebih baik. Saya harus lebih sabar dan tenang, terutama melawan pemain seperti Nishimoto yang ulet,” ungkap Jonatan usai pertandingan.
Rentetan hasil negatif yang diraih tiga tunggal putra andalan Indonesia—Ginting, Jojo, dan Alwi—membuat PBSI harus bergerak cepat melakukan evaluasi.
Performa yang belum konsisten dan turunnya prestasi menjadi catatan merah jelang padatnya kalender turnamen BWF paruh kedua tahun ini.
Sepanjang 2025, prestasi terbaik Jojo hanyalah menjadi finalis Indonesia Masters 2025 (Super 500) pada Januari.
Sementara Ginting masih mencari performa terbaik usai cedera. Kini dengan gugurnya Alwi, Indonesia kembali gagal menempatkan wakil tunggal putra di perempat final turnamen kelas atas.
Baca Juga: Japan Open 2025: Gregoria Tumbang, Lima Wakil Indonesia Melaju ke 16 Besar
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
Fokus Adaptasi, Tim Indonesia Mulai Jajal Lapangan Forum Horsens Malam Ini
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
Legenda Kempo Indra Kartasasmita Tutup Usia, KONI Sampaikan Duka Mendalam
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda