- Kontingen Indonesia melampaui target 82 emas, mengumpulkan total 102 emas per Sabtu (24/1/2026) di ASEAN Para Games 2025 Thailand.
- Cabor para atletik menjadi penyumbang medali terbanyak, diikuti renang, sementara regenerasi atlet menjadi bagian dari strategi penting.
- Dengan 298 medali total, Indonesia hampir pasti mengamankan posisi *runner up*, tertinggal dari juara umum Thailand.
Sementara itu, pelatih para atletik Indonesia, Setiyo Budi Hartanto, merasa lega dengan prestasi yang dicatatkan para atlet di ASEAN Para Games 2025.
Ia sempat pesimis dengan raihan medali di Thailand karena banyaknya nomor andalan yang tak dipertandingkan serta adanya penggabungan klasifikasi yang dirasa tak masuk akal.
"Awalnya agak pesimis karena nomor-nomor pertandingan disini agak gimana ya, oleh tuan rumah dibuat sulit lah. Kita banyak yang digabung (klasifikasi-nya), yang seharusnya dikombinasikan dengan nomor yang (klasifikasi-nya) setara, ini malah dikombinasikan dengan yang lebih tinggi satu tingkat," ucap Setiyo.
Performa apik atlet-atlet para atletik, dikatakan Setiyo, tak lepas dari dukungan penuh dari pemerintah dan NPC Indonesia. Tim para atletik bisa berlatih dengan maksimal karena ketersediaan fasilitas dan peralatan penunjang yang istimewa.
"Sekarang kita sudah memiliki fasilitas yang baru di Delingan, Karanganyar. Mempunyai lintasan atletik yang sudah bagus. Saya sendiri juga sudah menggunakan alat-alat yang lebih modern," tutur Setiyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026