Sport / Arena
Sabtu, 11 April 2026 | 20:13 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya melestarikan pencak silat sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Prabowo menyebut pencak silat bukan hanya olahraga, melainkan cerminan identitas dan karakter bangsa. [Dok IPSI]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia pada Sabtu, 11 April 2026 mendatang.
  • Prabowo menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya penting yang mencerminkan identitas serta karakter bangsa Indonesia.
  • Sejarah membuktikan pencak silat tetap bertahan sebagai ilmu ksatria meskipun sempat dilarang keras selama masa penjajahan.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya melestarikan pencak silat sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia.

Prabowo menyebut pencak silat bukan hanya olahraga, melainkan cerminan identitas dan karakter bangsa.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia, Sabtu (11/4/2026).

Menurut Prabowo, pencak silat telah bertahan sejak lama meski sempat mengalami pelarangan pada masa penjajahan.

“Kenapa pencak silat harus kita jaga? Karena pencak silat adalah bagian dari budaya kita,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya melestarikan pencak silat sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Prabowo menyebut pencak silat bukan hanya olahraga, melainkan cerminan identitas dan karakter bangsa. [Dok IPSI]

Presiden Prabowo menjelaskan, sejak dahulu pencak silat tidak hanya digunakan untuk membela diri, tetapi juga untuk melindungi keluarga dan komunitas.

Hal itu menjadikan pencak silat sebagai ilmu ksatria yang lahir dari semangat mempertahankan bangsa.

Prabowo juga mengisahkan latar sejarah munculnya semangat tersebut.

Prabowo Subianto menyebut kedatangan bangsa asing yang awalnya disambut baik, justru berujung pada eksploitasi sumber daya Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Subianto Tegaskan Bangsa Besar Harus Bangga Budayanya Jangan Minder

“(Mereka) melihat bangsa ini baik sekali, tidak mau pulang. Terpaksa kita harus usir, harus lawan mereka,” katanya.

Dalam situasi penjajahan, latihan pencak silat bahkan sempat dilarang.

Namun, para pendekar tetap berlatih secara sembunyi-sembunyi di malam hari, termasuk di desa dan wilayah terpencil.

Menurut Prabowo, kondisi tersebut justru membuktikan kuatnya tekad bangsa Indonesia dalam menjaga warisan leluhur.

Pencak silat tetap hidup dan berkembang hingga saat ini.

Prabowo menegaskan bahwa pencak silat mencerminkan kepribadian bangsa yang harus dijaga.

Load More