- Campus League 2026 digelar di Universitas Pelita Harapan, Tangerang, mulai 7 hingga 13 Juni untuk mahasiswa Indonesia.
- Turnamen ini mempertemukan sepuluh tim putra dan delapan tim putri terbaik hasil seleksi dari lima regional utama.
- Juara kategori putra berhak mewakili Indonesia berkompetisi dalam ajang Asian University Basketball League pada Januari 2027 mendatang.
Suara.com - Kompetisi bola basket antarperguruan tinggi paling bergengsi, Campus League 2026 - Basketball The Nationals Season 1, resmi membuka tirai persaingannya di Tangerang, Banten.
Fase puncak yang sangat dinantikan ini mempertemukan tim-tim terbaik hasil saringan ketat dari lima regional utama, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Samarinda.
Bertempat di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), sepuluh tim putra dan delapan tim putri kini memulai perjuangan untuk merebut predikat sebagai raja basket kampus se-Indonesia.
Gelaran yang berlangsung mulai 7 hingga 13 Juni 2026 ini diprediksi akan melahirkan sejarah baru dalam peta kekuatan olahraga mahasiswa di Tanah Air.
CEO Campus League, Ryan Gozali, menegaskan bahwa fase The Nationals merupakan ajang pembuktian sesungguhnya bagi setiap atlet yang memiliki mimpi besar di dunia basket.
“Hari ini hari yang sangat spesial karena The Nationals pertama, kalian jadi sejarah dari perjalanan panjang Campus League,” ujar Ryan saat membuka seremoni pertandingan.
Ia berharap setiap tim yang berlaga mampu menjaga sportivitas sekaligus mengeluarkan level permainan tertinggi mereka di hadapan publik.
“Kami terinspirasi dengan liga kampus dari negara-negara maju dimana olahraga kampus bisa jadi kebanggaan untuk banyak orang,” tambahnya memberikan motivasi.
Balas Dendam Manis Srikandi Eagles
Baca Juga: Jalan Terjal Menuju The Nationals: 16 Tim Saling Sikut di Campus League 2026 Regional Jakarta
Laga pembuka sektor putri langsung menyajikan drama rematch penuh emosi antara juara Regional Jakarta, BINUS Jakarta, menghadapi sang runner-up, UPH Tangerang.
Bermain di kandang sendiri, skuad putri UPH tampil sangat agresif sejak tip-off dimulai demi menghapus memori kekalahan mereka di fase regional sebelumnya.
Strategi zone defense yang sangat rapat diterapkan oleh pelatih Fajar Kusumasari dan terbukti sukses meredam motor serangan BINUS, Keira Ammabel Hadinoto.
Meskipun BINUS sempat memberikan perlawanan sengit lewat tembakan tiga angka pada kuarter ketiga, kedisiplinan para pemain UPH tetap tidak tergoyahkan.
Pertandingan tersebut akhirnya ditutup dengan kemenangan meyakinkan 61-51 bagi UPH yang sekaligus menuntaskan misi balas dendam mereka atas BINUS.
“Ada pepatah, manusia bijak adalah manusia yang belajar, jadi kita belajar apa kesalahan kita dan kita komitmen untuk memperbaiki,” tutur pelatih Fajar Kusumasari.
Berita Terkait
-
Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH
-
Hasil Drawing The Nationals Campus League 2026, 10 Tim Berebut Tiket ke Asia
-
Kutukan Tuan Rumah Terpatahkan! UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Final Campus League 2026 Jakarta
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
Terkini
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kalahkan Jojo di Indonesia Open 2026, Victor Lai Akui Dilatih Orang Indonesia
-
Jonatan Christie Tersungkur di Istora, Puasa Tunggal Putra Merah Putih di Indonesia Open Berlanjut
-
An Se-young Pertahankan Gelar Indonesia Open 2026, Rahasianya Bukan Target Juara
-
Hattrick Gelar di Asia! Christiansen/Boje Nangis Haru Usai Rajai Indonesia Open 2026
-
Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH
-
Ganda Putri Indonesia Tunjukkan Progres Signifikan, Karel: Sebelum Kalah, Kita Tarung Dulu!
-
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Takhta Juara di Istora!
-
Kejutan Semifinal IBL 2026! Satria Muda dan Pelita Jaya Tumbang di Kandang
-
Nostalgia Final 1999: Rico Lubis Sebut NBA Finals 2026 Tanpa LeBron James Lebih Menarik